Wednesday, 21 November 2018

Pembangunan Jalan Trans Papua Butuh Dana Rp12,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2015 — 10:39 WIB

JAKARTA (Pos Kota)-Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, pemerintah tengah memberikan perhatian pembangunan infrastruktur di kawasan Timur Indonesia.

Untuk bidang jalan dan jembatan antara lain infrastruktur di perbatasan dan jalan dibutuhkan dana sekitar Rp12,5 triliun untuk menyelesaikan trans Papua.

“Jalan trans Papua sepanjang 900 km ditargetkan selesai pada 2018. Dana yang dibutuhkan sekitar Rp 12,5 – 15 triliun,” katanya, kemarin.

Menurut Basuki, ruas jalan trans Papua dimulai dari Sorong – Manokwari – Nabire – Jayapura – Merauke. Saat ini jalan tersebut masih terputus – putus.

Anggaran untuk Papua tahun ini sebesar Rp 4 triliun sedangkan Papua Barat Rp 6 triliun. Untuk pembebasan lahan tidak ada masalah sehingga, dengan anggaran tersebut, optimis trans Papua dapat diselesaikan.

Sementara, untuk mendukung rencana pencetakan sawah baru di Papua seluas 10 ribu ha, PUPR membuka long storage untuk menampung air . Dari tampungan tersebut air dipompakan ke lahan-lahan irigasi. Long storage sudah dibangun di permukiman transmigrasi. Ke depan akan dikembangkan di kawasan lain.

Terkait dengan jalan tol, sampai saat ini belum ada usulan pembangunan baru. Usulan pembangunan jalan tol baru dinantikan, karena tidak semua pembangunan jalan tol dikerjakan oleh pemerintah.

“Hingga kini belum ada usulan pembangunan jalan tol baru. Jika ada swasta yang menjadi prakarsa membangun jalan tol maka akan diberikan diskon dan dijadikan prioritas lelang jalan tol. Jika semua dijadikan jalan tol, tidak akan ada pemprakarsa,” ujarnya.

Pemerintah sendiri menargetkan pembangunan 1.000 kilometer jalan tol hingga 2019. Beberapa ruas tol yang mendapat dukungan konstruksi Pemerintah antara lain ialah tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan fase II, Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung, dan Solo-Ngawi-Kertosono.

(faisal/sir)