Wednesday, 21 November 2018

Pangdam Jaya Terus Semangat Bersihkan Ciliwung

Minggu, 26 Juli 2015 — 15:03 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Niat baik dan tulus tidak selalu direspons dengan baik, hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya masyarakat yang masih kurang mempunyai kesadaran dengan membuang sampah di Kali Ciliwung.

Pagi, siang, sore dan malam selama dari akhir tahun 2014 lalu Pangdam Jaya Mayjen TNI Agus Sutomo, S.E., dengan selalu bersemangat dan tiada henti hentinya, mencurahkan fikiran dan tenaganya semaksimal mungkin, untuk mengoptimalisasikan serta membersihkan Kali Ciliwung.

Pangdam Jaya tidak hanya memerintahkan Prajurit, tetapi bahkan selalu turun langsung untuk membersihkan sampah ciliwung dengan tangannya sendiri, hal itu dilakukan semata agar masyarakat disekitar ciliwung menyadari bahwa Ciliwung harus dapat menjadi icon jakarta yang bersih indah dan sehat, serta menjadi sungai ciliwung yang indah, bersih dan mempesona, Minggu (26/07).

Selama bulan puasa lalu tak menyurutkan semangat Prajurit Kodam Jaya untuk menormalisasi ciliwung, bahkan Pangdam Jaya sering kali bersama masyarakat dan mahasiswa berbuka puasa di pinggiran Kali Ciliwung.

Pagi ini Pangdam Jaya/Jayakarta beserta segenap pejabat Kodam Jaya membuka hari minggunya dengan meninjau dan menelusuri sungai Ciliwung yang mulai dari belakang Rindam Jaya Condet dengan prajurit Kodam Jaya. Pangdam Jaya tidak segan segan mengambil dan mengumpulkan serta memasukkan kedalam karung sampah di aliran sungai ciliwung agar menjadi bersih, bahkan Kodam Jaya telah memberikan tong sampah kepada setiap rumah yang berada disekitar ciliwung tetapi nyatanya mereka belum menggunakan tong sampah tersebut dengan seharusnya.
Keseriusan akan Normalisasi ciliwung telah dibuktikan oleh Pangdam Jaya dengan menggandeng penyanyi legendaris Iwan Fals, Slank, rekan mahasiswa dan beberapa ormas untuk bersama menjaga ciliwung. Tetapi masih banyak sekali masyarakat yang tidak mempunyai kesadaran bahkan masih ada limbah Produksi liar seperti dari pabrik tahu yang membuang limbahnya ke kali ciliwung.

Sangat ironis sekali, disaat Prajurit Kodam Jaya berjuang berjibaku dengan sampah tetapi manusia-manusia tidak bertanggungjawab tersebut dengan mudah mencemari ciliwung kembali, bahkan untuk meraih keuntungan. Padahal Pemerintah telah memberikan aturan melalui Peraturan daerah Provinsi DKI Jakarta yang mengatur denda bagi warga yang membuang sampah sembarangan Perda yang sudah berlaku sejak 2013 itu yang menyatakan warga yang membuang sampah sembarangan bisa dikenai pasal tindak pidana ringan dengan denda antara Rp50 ribu hingga Rp500 ribu. Dimana langkah ini sesuai dengan aturan sanksi dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pihak Kodam Jaya yang dengan sangat serius dan berkesinambungan membersihkan ciliwung, saya berharap setiap warga mempunyai kesadaran yang lebih, budayakan rasa malu untuk membuang sampah sembarangan dan budayakan rasa tanggung jawab untuk menjaga, karena hasilnya kan bukan buat siapa-siapa tetapi untuk kita semua dan warga Jakarta,” tutur Rohman, pemuda pinggir KaliĀ  Ciliwung, tetapi selalu membantu prajurit membersihkan Ciliwung.

Dalam kegiatan kali ini Pangdam Jaya juga memeriksa setiap eskavator yang sedang beroperasi serta Pangdam Jaya juga memerintahkan agar setiap Prajurit yang bertugas untuk terus menghimbau dan mengingatkan masyarakat untuk bersama menjaga ciliwung.

(pendam jaya/sir)