Friday, 16 November 2018

Puncak Arus Balik, Ribuan Motor Padati Pantura Cirebon

Minggu, 26 Juli 2015 — 13:42 WIB
kepadatan kendaraan pemudik yang memasuki Cirebon.(Darman)

kepadatan kendaraan pemudik yang memasuki Cirebon.(Darman)

CIREBON (Pos Kota) – Sembilan hari (H+9) pasca lebaran, jumlah kendaraan khususnya sepeda motor arah Jawa menuju Jakarta yang melintasi Pantura Cirebon mengalami puncaknya. Ribuan sepeda motor tak putus memasuki Cirebon. Akibatnya terjadi kepadatan disejumlah titik.

Pantauan di lapangan, mobil-mobil pribadi “kalah” bersaing dengan sepeda motor. Memang sebagian besar kendaraan mobil lebih banyak memilih jalur tol ketimbang jalur Pantura. Kendati demikian, jumlah mobil yang memilih pantura sebagai jalan kembali ke Jakarta pun jumlahnya cukup signifikan.

Banyaknya sepeda motor yang melintasi, membuat pihak kepolisian harus kerja ekstra. Sejumlah titik belokan ditutup, bahkan lampu merah pun “diabaikan” untuk memperlancar arus kendaraan pemudik ini. Petugas kepolisian lebih sering menggunakan pengaturan manual dan tidak sepenuhnya mengandalkan lampu pengatur.

Langkah ini cukup efektif, kepadatan kendaraan pemudik pun tidak begitu signifikan. Pemudik sepeda motor dengan leluasa melintas tanpa mengalami hambatan.

Sementara itu, kepadatan yang sangat signifikan justru terjadi di beberapa titik yang kebetulan berada di pasar tumpah. Seperti Pasar kue dan pasar Pasalaran di Plered, kemudian di Pasar Minggu Palimanan.

Membludaknya kendaraan pemudik, di titik pasar Plered nyaris stagnan. Hal ini dikarenakan banyak warga yang menyeberang yang mengakibatkan pemudik mengurangi kecepatan, bahkan sampai terhenti.

“Hari ini saya rasa puncaknya pak, soalnya sangat padat. Belum nampak berkurang malah bertambah terus,” kata Dadang, petugas di Pospol Plered.

(darman/sir)