Friday, 20 September 2019

Siswa, Guru dan Karyawan SMPN 104 Jaksel Tumplek Jumat Bersih

Minggu, 26 Juli 2015 — 13:48 WIB
Kepala SMP 104, Safarudin Harahap bersama siswa kelas VII saat pembukaan MOPDB tahun ajaran 2015/2016. (Rachmi)

Kepala SMP 104, Safarudin Harahap bersama siswa kelas VII saat pembukaan MOPDB tahun ajaran 2015/2016. (Rachmi)

MENCIPTAKAN kebersihan dan keindahan sekolah setelah sebulan libur, puluhan siswa, guru dan karyawan tata usaha (TU) di SMPN 104 Jakarta Selatan tumplek pada kerja bakti melalui aksi jumat bersih (AJB).

Kegiatan ini sebagai persiapan jelang dimulainya kegiatan belajar mengajar (KBM) yang serentak berlangsung pada Senin (27/7).

AJB juga diikuti para siswa baru (kelas VII) yang berhasil lolos seleksi pada pendaftaran peserta didik baru (PPDB) untuk tahun ajaran baru 2014/2015.

“Sudah tradisi di sekolah untuk kerja bakti setelah libur panjang. Jadi saat mulai belajar di awal tahun ajaran baru, suasana kelas dan lingkungan sekolah sudah bersih, indah dan nyaman,” kata Kepala SMP 104, Safarudin Harahap saat pengarahan pada pembukaan masa orientasi peserta didik baru (MOPDB)di lapangan olah raga di sekolah, kemarin.

Hadir sekitar 50 siswa termasuk siswa kelas VII, pengurus OSIS, orangtua murid, guru dan karyawan TU.

Safarudin menjelaskan MOPDB bertujuan memperkenalkan profil sekolah dan sosialisasi AJB kepada siswa kelas VII dan para orangtua.

Untuk memaksimalkan KBM yang efektif sehingga para siswa dapat belajar dengan tenang dan nyaman, tentu membutuhkan suasana kelas dan lingkungan sekolah yang bersih, tertata rapih, teduh dan indah sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Upaya ini diakui Safarudin, membutuhkan keterlibatan semua komponen sekolah termasuk dari anak didik didukung orangtua.

“Dalam menjaga lingkungan sekolah yang bersih, sekolah rutin mengadakan Aksi Jumat Bersih. Saya berharap siswa kelas VII dan para orangtua ikut berpartisipasi demi kepentingan bersama,” ujar Kepala SMP 104.

Sejumlah siswa antusias saat kerja bakti. Mereka dengan gesit membersihkan meja dan bangku yang berdebu, membersihkan kaca jendela dan menyapu ruangan. Serta menyiram kembang yang sudah mulai menguning.

“Saya dan teman-teman senang bisa ikut membersihkan ruang kelas. Kan buat kenyamanan sendiri saat Senin besok sudah mulai belajar kembali,” ungkap Nanang, siswa kelas VIII.

Tahun ini sekolah yang beralamat di kawasan Mampang Prapatan XIII menerima 211 siswa kelas VII yang ditempatkan di 6 kelas.
(rachmi/sir)