Tuesday, 17 September 2019

MOS di SMPN 49 Ajarkan Cara Hidup Sehat

Senin, 27 Juli 2015 — 22:45 WIB
Suasana masa orientasi siswa di SMPN 49, Kramatjati, Jakarta Timur. (Ifand)

Suasana masa orientasi siswa di SMPN 49, Kramatjati, Jakarta Timur. (Ifand)

KRAMATJATI (Pos Kota) – Pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) digelar dalam tahun ajaran baru kali ini. Beberapa sekolah mengaku akan memberikan sanksi tegas bagi siapapun yang terlibat aksi kekerasan dalam penerimaan siswa baru ini.

Hal inilah yang disampaikan Kepala SMPN 49, Sri Sulastri  Senin (27/7) mulai ketika menggelar MOS di lingkungan sekolahnya. “Kalau ada yang terbukti melakukan kekerasan, sanksinya tidak main-main. Bila guru akan langsung dipecat, sementara bila murid yang terlibat akan langsung dikeluarkan,” katanya.

Dikatakan Sri, untuk mecegah hal tersebut terjadi, pihak sekolah akan mengajak siswa baru untuk mengenal wawasan Wiyata Mandala dan Green School. Berbagai materi akan diberikan ke siswa dalam masa orientasi ini. “Mereka juga diarahkan untuk membiasakan diri dengan pola hidup bersih dan sehat. Karena sekolah ini adalah sekolah hijau dan sehat,” ujar Sri.

Untuk mensuksekan program itu, kata Sri, setiap siswa dan guru diwajibkan membawa satu tanaman sehat. Semuanya akan ditanam di halaman sekolah berlantai 3 ini, bahkan setiap ruang kelas juga tidak diperbolehkan ada lagi bunga plastik. “Dari situ, pastinya sekolah sehat akan tercipta dan suasana nyaman untuk belajar bisa dirasakan,” ungkapnya. (Ifand)