Tuesday, 14 August 2018

Ketum PBNU Bangun Klinik Berbasis Masjid

Selasa, 28 Juli 2015 — 20:28 WIB
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj saat meluncurkan klinik masjid, di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (28/7). (Johara)

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj saat meluncurkan klinik masjid, di Kantor PBNU, Jakarta, Selasa (28/7). (Johara)

JAKARTA (Pos Kota)  – Ketua Umum (Ketum) PBNU KH Said Aqil Siraj bangun klinik berbasis masjid untuk masyarakat. Hal itu dilakukan agar masyarakat khususnya warga NU selalu terjaga kesehatannya.

“Karena sehat itu mahal, dan mudah-mudahan program klinik masjid ini berjalan dan bisa memberi manfaat besar kepada masyarakat,” ujar Kiai Said usai melouching klinik berbasis masjid NU di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (28/7).

Dikatakannya, masjid adalah pusat kegiatan umat yang sangat strategis yang menyebar di seluruh pelosok nusantara. Kurang lebih ada 800.000 masjid NU yang kalau semuanya mempunyai klinik masjid, maka alangkah hebat dan strategisnya, karena dengan begitu kesehatan jamaah akan terjamin dan terjaga.

“Itulah sebabnya PBNU melaunching klinik masjid agar dapat menyebarkan ke umat di semua tingkatan, sehingga  program Indonesia sehat bisa benar-benar terlaksana dengan baik dan tepat sasaran,” ungkap pria yang akrab disapa Kang Said.

Menurutnya, menjaga kesehatan sangatlah penting dalam kehidupan untuk menjalani seluruh aktivitas dalam mencapai tujuan hidup, jika kesehatan terganggu maka akan mempengaruhi seluruh hasil yang akan di dapatkan dalam mencapai tujuan hidup nantinya.

“Walaupun program ini dilakukan di akhir masa jabatan saya, tapi kedepan mudah-mudahan bermanfaat dan bisa dilanjutkan oleh kepengurusan yang baru,” ujar Kang Said

Rencananya, program klinik masjid akan diterapkan pada seluruh masjid NU di seluruh Indonesia. Untuk tahap pertama program klinik dilakukan di masjid di wilayaha Jawa Barat, selanjutnya Jawa Timur dan seluruh wilayah Indonesia. “Jadi nanti masjid NU harus ada kliniknya,” ujar Ketua LTM PBNU KH Abdul Manan A Ghani. (Johara)