Saturday, 25 November 2017

Kantor Sudin Bina Marga Pemkot Jaktim Digeledah Polisi

Senin, 10 Agustus 2015 — 23:05 WIB
Polisi geledah kantor Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Senin (10/8).

Polisi geledah kantor Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Senin (10/8).

CAKUNG (Pos Kota) – Diduga korupsi dalam proyek perbaikan jalan yang nilainya mencapai Rp15 miliar, tim penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Jakarta Timur menggeledah kantor Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Senin (10/8).

Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Tejo Yuantoro mengatakan, penggeledahan yang dilakukan pihaknya untuk mendapatkan bukti atas kasus korupsi tersebut. “Yang menjadi perhatian kami adalah proyek swakelola yang dilakukan pada tahun 2012-2013,” katanya, di kantor walikota Jakarta Timur, Senin (10/8).

Menurutnya, dalam proyek perbaikan jalan tersebut, terjadi aksi korupsi yang nilainya mencapai Rp15 miliar. Semua proyek itu dalam dilakukan dengan menggunakan anggaran swakelola. Namun proyek apa saja yang diduga dikorupsikan, Tejo belum mau menyebut. “Disitu kan banyak proyek, datanya masih kami kumpulkan,” ujar Tejo.

Dalam penggeledahan itu, tim penyidik tipikor mengamankan dua kardus dan satu karung berkas, serta beberapa data yang disimpan di flashdisc. “Kalau siapa yang terlibat belum lah, ini kan kami masih mengumpulkan bukti,” ungkapnya.

Dihubungi secara terpisah, Kasudin Bina Marga Jakarta Timur, Juaini Yusuf mengaku, sudah mengetahui akan adanya penggeledahan tersebut. Pihaknya juga mempersilahkan penyidikan untuk mengambil berkas di kantor. “Sebelumnya penyidik juga telah menghubungi saya akan melakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Dikatakan Juanin, dirinya tak mengetahui persis proyek yang terindikasi korupsi. Menurutnya, dia hanya mengetahui bahwa proyek swakelola untuk anggaran tahun 2013 itu adalah perbaikan jalan. Pekerjaan perbaikan jalan itu dikerjakan oleh pihak ketiga. “Kalau tidak salah pihak ketiga yang terlibat dalam proyek swakelola itu adalah PT Rama,” ucapnya. (Ifand)