Tuesday, 18 September 2018

Wakil Ketua MPR : Impor Daging Jangan Dikuasai Segelintir Orang

Senin, 10 Agustus 2015 — 19:37 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang prihatin dengan melambungnya harga daging yang mencapai Rp 140 ribu per kg. Ia meminta, impor daging jangan diserahkan kepara segelintir orang agar tidak mempermainkan harga.

“Mahalnya harga daging ini kan akibat persediaan, stok dagingnya sedikit, tapi permintaan konsumen sangat besar, maka harganya melambung tinggi. Ini tentunya yang harus diatur oleh pemerintah, yaitu Menteri Perdagangan Rachmat Gobel,” tegas Oesman Sapta, usai membuka Lomba Cerdas-Cermat (LCC) untuk siswa SMU tingkat nasional di Gedung MPR RI Jakarta, Senin (10/8).

Karena itu lanjut Oesman Sapta, impor tidak bisa dihindari. Hanya saja harus diatur oleh Mendag RI, bahwa importirnya itu jangan diserahkan kepada segelintir orang saja. “Kalau urusan importir, ya itu kewajibannya Pak Mendag, agar tidak menyerahkan kepada segelintir orang,” katanya.

Namun,  Oesman Sapta tidak bersedia menyebutkan siapa saja segelintir orang yang menikmati impor sapi belakangan ini.

SWASEMBADA DAGING

Yang jelas, akibat harga tinggi itu penjualan jauh merosot,  pedagang pun mogok dan berdemo meminta pemerintah mengambil tindakan tepat. Mahalnya harga daging ini menyulitkan rakyat, sepert pengusaha catering, warung makan, dan industri makanan lainnya.

Dalam pandangan Oesman Sapta, Indonesia harus mulai mengembangkan sapi ternak dengan pembibitan yang benar, sehingga tidak mengalami kesulitan daging sapi seperti selama ini. Kita harus menuju ke swasembada daging.

“Kita harus mulai melakukan pembibitan ternak sapi, apalagi pembibitan sapi itu tidak mengenal musim kemarau atau hujan,” pungkasnya. (winoto)