Thursday, 17 January 2019

Pemkot Tangsel : PA Izin Dulu Sebelum Bangun Apartemen

Jumat, 14 Agustus 2015 — 20:14 WIB
pagar ambrol

SERPONG (Pos Kota) – Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Pemkot Tangerang Selatan minta pengelola atau pemilik apartemen Parkland Avenue (PA) menghentikan pekerjaaan di lapangan sebelum mengurus perizinan yang ada setelah ada keluhan warga sekitar berkaitan dengan robohnya pagar pembatas.

“Sampai saat ini perizinan yang diperlukan untuk pembangunan apartemen PA di Jl. Raya Serpong belum ada atau mengurus di kantor BP2T setempat,” kata Kepala BP2T Kota Tangsel, Dadang Sofyan, Jumat (14/8).

Diduga izin pembangunan apartemen itu belum masuk ke BP2T Kota Tangsel, tuturnya yang meminta pengelola menghentikan dulu semua aktivitas maupun pekerjaan proyek di lapangan terlebih harus meminta atau mengurus kelengkapan perizinan lainnya sebelum masuk ke BP2T.

Kelengkapan perizinan harus dilengkapai pemohon atau pengelola apartemen PA mulai dari proses administrasi, surat tak keberatan warga sekitar, proses hasil kajian dari instansi lainnya terkait pembangunan gedung yang bakal melebih tiga lantai hingga lainnya.

Yang jelas pengajuan perizinan apartemen PA belum sampai ke meja saja maupun jajaran di BP2T Kota Tangsel, ujarnya yang berharap pengelola secepatnya mengurus perizinan dari awal mulai dari lingkungan, perizinan ketinggian bangunan, kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP) karena berada dalam lintasan pesawat terbang yang akan mendarat maupun naik dari Bandara Soekarno Hatta.

Ditempat terpisah, Kepala Satpol PP setempat, Azhar Sam’un, mengatakan jajaranya sebelumnya tak mengetahui adanya kegiatan pembangunan, protes warga serta ambruknya pagar pembatas lahan untuk pembangunan apartemen. “Tapi kami langsung cek dan pantau di lapangan untuk secepatnya menghentikan kegiatan di lapangan,” tegasnya.

Sebelumnya, Pos Kota (13/8) puluhan warga di Kel. Cilenggang, Serpong mengeluh dan protes adanya pembangunan apartamen PA yang dikerjakan pihak PT Trimitra Propertindo yang mengakibatkan pagar pembatas sepanjang 70 meter lebih roboh.

“Saya malah minta Walikota Tangsel mengehntikan kegiatan pembangunan apartemen PA karena diduga belum mengantongi izin dan minta pagar diperbaiki terlebih dulu,” kata Nita, warga sekitar. (anton/d)

Teks foto:

Pagar pembatas apartemen PA yang roboh dan diprotes warga di Kel. Cilenggang, Serpong. (anton)