Thursday, 22 August 2019

Jual Makanan Berbahaya, Pedagang di Lenggang Jakarta Diusir

Sabtu, 15 Agustus 2015 — 9:42 WIB
Suasana Lenggang Jakarta di kawasan Monas Jakarta

Suasana Lenggang Jakarta di kawasan Monas Jakarta

JAKARTA (Pos Kota) – Makanan berzat berbahaya ditemukan di Lenggang Jakarta, Monas, Jakarta Pusat. Penjual makanan tersebut terancam diusir dari pusat kuliner kebanggan  Pemprov DKI Jakarta itu.

Makanan ‘beracun’ tersebut ditemukan setelah Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI bersama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi DKI melakukan pengecekan terhadap  makanan yang dijual pedagang Lenggang Jakarta.

Hasilnya  ada lima sampel makanan yang mengandung zat berbahaya seperti boraks formalin dan rodamine B atau zat pewarna tektil. Bahan berbahaya tersebut ditemukan dari makanan ketupat, gulali, kerupuk merah dan mie kuning.

“Makanan yang diuji sampling semuanya itu ada 81. Yang terbukti positif mengandung zat bahaya, ada lima sampel,” ungkap ‎Kepala BPOM Provinsi DKI, Dewi Prawitasari, Jumat (14/8).

Terkait hal ini, Irwandi, Kepala Dinas KUMKMP DKI mengaku telah mengambil tindakan tegas kepada pedagang Lenggang Jakarta yang terbukti positif menjual bahan makanan mengandung zat ‎berbahaya.
“‎Langsung kita kasih Surat Peringatan (SP) 1, 2 sampai 3. Kalau ada temuan lagi di satu pedagang yang sama, akan kita usir dari Lenggang Jakarta,” kata Irwandi.

Irwandi menyampaikan, tindakan tegas terhadap pedagang yang terindikasi menjual jajanan bahaya ini diterapkan sesuai dengan intruksi Gubernur DKI, Ahok.‎ Terlebih, Lenggang Jakarta merupakan pilot project atau percontohan program  penataan pedagang Kaki-5 di Ibukota.

Namun pihaknya masih memberikan toleransi terhadap pedagang memberikan peringatan sampai tiga kali sebelum mengusir mereka.

Irwandi mengutarakan, pengecekan makanan di Lenggang Jakarta melalui uji lab bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi DKI ini dilakukan dalam rangka persiapan acara Malam Kenduri di lapangan IRTI Monas pada Senin (17/8) malam mendatang.

Acara tersebut rencananya akan dihadiri Gubernur DKI‎ bersama veteran yang berjumlah kurang lebih 300-an orang.(Guruh)

  • Mangap

    Cari pembuat nya. Agar bisa di antisipasi