Sunday, 15 September 2019

Tawuran di Johar Baru Saling Lempar Molotov, Rumah Terbakar

Selasa, 18 Agustus 2015 — 18:07 WIB
Warga berjaga-jaga takut diserang lagi namun petugas berusaha menghalau mereka (silaen)

Warga berjaga-jaga takut diserang lagi namun petugas berusaha menghalau mereka (silaen)

JOHAR BARU (Pos Kota) – Dendam lama memicu perkelahian antar-tetangga di perbatasan Jalan Tanah Tinggi – Jalan Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (18|8) sore. Akibat dari tawuran itu satu rumah rangkap bengkel dilempar molotov hingga terbakar.

Rumah yang terbakar milik Bambang dalam waktu singkat dapat dipadamkan dengan alat seadanya hingga tidak menjalar ke bangunan lain. Sementata warga yang bertikai saling lempar botol,  batu, bom molotov dan petasan,  “Saling lempar molotov hampir setemgah jam P ak,” papar Ny Shinta, warga.

Keterangan yang diperoleh dari tempat kejaadian, sekitar pukul 15:30, satu warga melihat ada pemuda mendatangi Jalan Kampung Rawa diduga buat onar karena tidak terima lalu warga kembali membalas hingga terjadi saling lempar hingga dalam waktu sekejap terjadi bentrokan . Massa saling menyerang.

Dua kelompok pemuda bertetangga itu terjadi perang sehingga suasana mencekam. Setelah tiga puluh menit saling lempar batu, ratusa petugas kepolisian bersepeda motor tiba di lokasi. Petugas pimpinan Kasat Sabhara Polres Jakarta Pusat AKBP Kartono, segera melepaskan gas airmata dar…..der…….dor,…setelah tembakan itu ratusan yang tawuran langsung bubarkan diri.

Hingga saat ini petugas kepolisian masih berjaga di perbatasan yang bertilai. Sementata Kapolres Kombes Hendro Pandowo, menempatkan anggotanya di lokasi antisipasi tawuran terulang. “Ini untuk mencegah serangan balasan,” ujar Kartono, (silaen)

  • untung

    Kirim ke PAPUA SAJA ,DASAR SAMPAH

  • ben syafiq

    Kalau mungkin jaman kenabian masih ada….,
    mungkin kaya ummat nabi Musa..mereka kalau
    mau selamat diakhirat diperintah Alloh swt untuk bunuh diri.
    Maka mereka seluruhnya saling bunuh hingga habis.
    Kalau sekarang bunuh diri dilarang, diharamkan.
    Atau kaya disuatu negeri yang tanahnya dibalik…
    karena saking mungkarnya kaum kaum disana

  • adam bahtiar

    Satu cara menghentikan tawuran di johar, tembak di tempat. Warganya bodoh lenyaplah saja

  • PLOKIS

    AKIBAT DARI BANYAKNYA PENGANGGURAN…… GA ADA KERJAAN, ISENG2 ENAKNYA NGAPAIN BIAR SERU, AKHIRNYA BIKIN RUSUH TETANGGA KAMPUNG, UJUNG2NYA TAWURAN, SDH PUAS NNT JUGA PD BUBAR SENDIRI. LAIN WAKTU BEGITU LAGI…. TERUS AJ BER-ULANG2 KEJADIANNYA. KECUALI MEREKA BEKERJA, BRGKT PAGI, PLG SORE/MLM, BADAN SDH CAPEK JD GA ADA WAKTU BT TAWURAN….. INILAH WAJAH JAKARTA YANG KURANG LAPANGAN PEKERJAAN, KASIHAN MEREKA, PEMERINTAH NYA BODO AMAT!!!