Thursday, 22 February 2018

Sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018

Indonesia Membayar Jaminan Rp225 Miliar

Rabu, 19 Agustus 2015 — 9:07 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Pemerintah Indonesia akhirnya membayar dana jaminan sebagai tuan rumah Asian Games 2018 sebesar 2 juta dolar dari deposit total 17 juta dolar AS atau sekitar Rp225 miliar.

Dana itu dibayarkan melalui kesepakan atau MoU yang ditandatangani Alfitra Salamm dari Kemenpora, dan Rita Subowo, ketua Komite Olahraga Indonesia (KOI) di kantor Kemenpora Jakarta, Selasa (18/8).

Penandatanganan disaksikan Menpora Imam Nahrawi dan Ketua Dewan Olimpiade Asia (OCA), Sheikh Ahmad Fahad al Sabah. Menurut rencana, dana itu akan langsung masuk ke rekening penyelenggara Asian Games 2018, dua hari usai penandatanganan MoU.

Ketua Komisi Anggaran dan Keuangan KOI, Ahmed Solihin mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan rekening atas nama penyelenggara untuk menampung dana dari Kemenpora yang selanjutnya akan diserahkan kepada OCA.

“Dana yang kami terima berdasarkan MoU adalah 2 juta dolar AS ditambah 15 juta dolar AS, jumlah seperti itu pula yang akan kita serahkan kepada OCA sepenuhnya. Kami akan memfasilitasi pelaporan soal penggunaan dana itu dari OCA maupun penyelenggara kepada pemerintah,” ujar Ahmed.

DIKEMBALIKAN
Dana jaminan itu nanti akan dikembalikan sepenuhnya kepada Indonesia jika penyelenggaraan Asian Games tidak terkendala masalah. Sedangkan 15 juta dolar AS merupakan dana promosi, penyiaran, dan teknologi informasi yang profitnya akan dibagi secara proporsional kepada Indonesia sebagai penyelenggara.

“Saya sudah melaporkan ke Presiden Jokowi dan beliau tetap mendukung kesiapan pelaksanaan Asian Games 2018. Kami sudah menyiapkan segala sesuatu terkait pendanaan, untuk percepatan pelaksanaan Asian Games,” kata Menpora.

Menpora menegaskan, pemerintah Indonesia menyatakan siap untuk menyelenggarakan Asian Games 2018. “Prinsip kita sukses penyelenggaraan, administrasi, ekonomi, dan promosi,” ujarnya.
(awang/si)