Sunday, 17 December 2017

PGSI Siap Gelar Gulat Indonesia Terbuka

Kamis, 20 Agustus 2015 — 10:10 WIB
Foto-Ilustrasi.

Foto-Ilustrasi.

JAKARTA (Pos Kota) – Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) bakal menggelar Kejuaraan Gulat Indonesia Terbuka, 1-7 September, di Semarang, Jawa Tengah.

Ini merupakan langkah awal menghadapi Asian Games 2018, di mana Indonesia akan menjadi tuan rumah sehingga diharapkan gulat dapat mempersebahkan medali emas untuk kontingen Merah Putih.
Kejuaraan Indonesia Terbuka akan mengundang pegulat dari kawasan Asia Tenggara. Event ini untuk menjaring pegulat potensial Indonesia yang akan dipersiapkan menuju Asian Games 2018.

“Kita akan menjaring pegulat potensial yang bakal dipersiapkan menghadapi Asian Games 2018. Makanya, kita meminta seluruh Pengprov PGSI untuk mengirimkan pegulat andalannya,” kata Ketua Umum PB PGSI, Ramidin Saragih di Jakarta.

Menurut Ramidin, potensi pegulat Indonesia untuk bisa meraih prestasi pada pesta olahraga empat tahunan negara-negara Asia itu cukup besar. “Memang persaingan di Asian Games 2018 cukup ketat. Tetapi, peluang pegulat Indonesia cukup besar di kelas-kelas bawah, dengan catatan persiapan dilakukan sejak awal dan mereka yang terpilih diterjunkan di berbagai event internasional. Pengalaman bertanding ini mutlak dibutuhkan untuk menjadikan atlet lebih berkualitas,” tegas Ramidin.

PELATIH IRAN

Untuk meningkatkan kualitas, kata Ramidin, pihaknya mengontrak dua pelatih Iran yakni Akbar Ajorloo dan Mohamad Reza Azarshakib. “Kita mengontrak pelatih Iran karena pegulatnya merajai kejuaraan Asia dan dunia. Itu yang jadi pertimbangan,” katanya.

Menurut Sekjen PB PGSI, Dodi Iswandi, even ini mempertandingkan kelas senior dan kadet. Sudah ada beberapa daerah siap mengirimkan pegulatnya. “Pengprov PGSI Papua, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Riau, dan Sumatera Barat sudah mengirimkan konfirmasinya. Kita masih menunggu daerah lain,” jelas Dodi.
(prihandoko/si)