Friday, 21 September 2018

Intelijen Kodam Bukti Barisan Bongkar Mafia Pupuk Bersubsidi

Jumat, 21 Agustus 2015 — 21:11 WIB
Foto ilustrasi

Foto ilustrasi

MEDAN (Pos Kota)- Personil Detasemen Intelijen Kodam I Bukit Barisan membongkar jaringan sindikat mafia pupuk bersubsidi di Batubara, Sumut, Jumat (22/8). Selain meringkus tujuh tersangka, petugas juga mengamankan 7 ton pupuk yang sudah diganti karungnya.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/BB, Kolonel Inf Enoh Solehuddin, mengatakan awal terungkap setelah petugas mendapat informasi warga yang mencurigai aktifitas para tersangka di sebuah gudang pupuk illegal.

Kemudian petugas melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar Bandar Tinggi, Kabupaten Batubara. “Saat digrebek, tersangka sedang bongkar muat di salah satu kilang padi yang berada di kawasan Bandar Tinggi,”katanya kepada wartawan.

Ketujuh tersangka  Agus Salim,44, warga Huta IV, Panambean Baru, Bandar Masilam, Simalungun, Rudi Hartono,19, penduduk Huta III, Lias Baru, Bandar Masilam, Subuhi warga Huta IV, Pambean Baru, Bandar Masilam, Sujono,42, warga Desa Dolok Manampang, Dusun VII, Sukajadi, Dolok Masihul, Susandi,28, penduduk Dusun VI, Harapan Jaya, Bangun Sari Talawai, Batubara, Muda, warga Huta Turunan Sariung, Desa Bandar Silau, Bandar Masilam dan Firmansyah,21, penduduk Bandar Masilam.

“Tersangka tidak hanya menyalahgunakan pupuk subsidi, mereka juga mengganti karung pupuk jenis ZA menjadi karung pupuk jenis KCL,”jelasnya.

Selain pupuk, petugas mengamankan barang bukti 1 unit truk cold diesel BK 8566 XT, 1 unit mobil Suzuki Swift BK 1976 QN, 6 amunisi Air Soft Gun, 1 buah gas Air Soft Gun, 1 senjata Air Soft Gun dan satu buah tas. (samosir)