Monday, 20 May 2019

Polisi Analisa Motor Wajib Ditumpangi Dua Orang

Sabtu, 22 Agustus 2015 — 7:44 WIB
Petugas kepolisian memberikan sanksi tilang kepada pengendara yang melintas dijalan MH Thamrin, Jakarta,

Petugas kepolisian memberikan sanksi tilang kepada pengendara yang melintas dijalan MH Thamrin, Jakarta,

JAKARTA (Pos Kota) –  Wacana mewajibkan sepeda motor berpenumpang dua guna mengurangi kemacetan lalu lintas di Jakarta , akan dianalisa Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Saat ini kepolisian masih berpatokan pada peraturan yang menyebutkan kendaraan roda dua boleh ditumpangi satu orang. “Kalau memang ada wacana seperti itu, harus dilakukan analisa terlebih dahulu dan didiskusikan ,” ujar Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Valentino Alfa Tatareda, Jumat (21/8).

Menurutnya , penyebab kemacetan di Jakarta bukan hanya disebabkan sepeda motor, melainkan juga mobil. “Bagaimana dengan mobil? ini yang perlu dilakukan analisa,” tambahnya lagi.

Menurut Valentino, bila kewajiban itu diberlakukan, harus diubah dulu aturannya. “Apakah diberlakukan di ruas-ruas jalan terntu, dan lain sebagainya ini perlu dianalisa,”ujarnya.

Sebelumnya diberitakan muncul wacana pengendalian penggunaan kendaraan untuk mengatasi kemacetan di Ibukota, salah satunya adalah sepeda motor. Sejumlah kalangan mendesak Pemprov DKI Jakarta mempersempit penggunaan kendaraan roda dua. Caranya, membuat aturan mewajibkan sepeda motor berpenumpang dua orang.

Penerapan kebijakan ini dinilai tidaklah sulit. Cukup dengan memasang rambu dan penempatkan petugas, regulasi ini bisa dijalankan.  Dengan jumlah populasi yang lebih dari 7 juta, sepeda motor dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan di Jakarta. (yahya)