Monday, 22 October 2018

Pasar Saham Eropa Anjlok Akibat Efek Ekonomi Cina

Senin, 24 Agustus 2015 — 22:04 WIB
Pemerintah Cina devaluasi nilai tukar Yuan atas Dollar AS membuat perekenomoan dunia guncang (reuters)

Pemerintah Cina devaluasi nilai tukar Yuan atas Dollar AS membuat perekenomoan dunia guncang (reuters)

LONDON-Pasar saham London, Paris dan Frankfurt anjlok karena kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi Cina terus menghantui para penanam modal.

Indeks FTSE 100 London turun 2,6% pada perdagangan Senin pagi (24/08), sementara pasar-pasar utama di Prancis dan Jerman kehilangan hampir 3%.

Saham Asia juga terkena dampaknya, dengan Shanghai Composite di Cina turun 8,5%, yang terburuk sejak tahun 2007. Pemerintah Cina dipandang gagal menenangkan investor.

Di samping itu, harga minyak turun pada tingkat terendah dalam enam tahun, karena para pedagang mencemaskan perlambatan pertumbuhan di ekonomi kedua terbesar dunia tersebut. “Sepertinya kita bergerak turun dengan begitu cepat,” kata David Madden, analis pasar di IG.

Kekhawatiran meluas penanam modal terkait anjloknya saham di Asia semakin diperburuk tipisnya perdagangan di Eropa karena kebanyakan investor sedang berlibur.

“Saya pikir ketidakpastian akan meningkat di masa depan,” kata Madden.

Para investor kemungkinan harus menunggu berminggu-minggu sebelum para pedagang kembali memasuki pasar untuk meningkatkan indeks saham.(BBC)