Wednesday, 26 July 2017

Wenger Samakan Sanchez dengan Suarez

Senin, 24 Agustus 2015 — 6:24 WIB
Alexis Sanchez, pemain Arsenal, sedang berlatih. (reuters)

Alexis Sanchez, pemain Arsenal, sedang berlatih. (reuters)

LONDON – Menjelang pertandingan Arsenal melawan Liverpool, Arsene Wenger menyamakan Sanchez seperti Luis Suarez, mantan striker Liverpool yang kini merumput di FC Barcelona.

Menurut manajer Gunners, Sanchez dan Suarez ada di level yang sama. Sanchez selalu ingin maju ke depan dan memancing kekacauan pertahanan lawan.

Wenger memang pernah mengincar Suarez dari Liverpool dengan menawarkan 40 juta pound di tahun 2013. Saat itu, pemilik Liverpool dengan setengah bercanda menanggapinya melalui akun Twitter, “Kira-kira mereka yang di the Emirates sedang mabuk apa?”. The Emirates adalah nama stadion kandang Arsenal.

Setahun kemudian, Suarez pindah ke Nou Camp yang membuat Sanchez mencari klub baru. Wenger mengakui saat dia mendengar Suarez akan ke Barcelona, dia yakin Sanchez akan ke Liverpool. Tapi menurutnya, setelah bertemu dengan agen Sanchez di Brasil saat Piala Dunia, ternyata pihak Sanchez mempunyai ketertarikan untuk pindah ke Arsenal. Dengan 35 juta pound, Sanchez pindah ke Arsenal.

Peran penting Sanchez di Arsenal tidak bisa lagi dibantahkan. Terbukti di pertandingan pertama melawan West Ham yang berakhir dengan kekalahan Arsenal, Sanchez tidak diturunkan. Seminggu kemudian, Sanchez diturunkan saat Arsenal mengalahkan Crystal Palace. Bahkan Wenger mengakui peran Sanchez. “Sanchez menularkan semangat ke rekan timnya. Di pertandingan pertama selain tanpa Sanchez, kami juga tidak cukup tajam. Di pertandingan kedua kami lebih baik. Ini berarti bukan masalah fisik, namun lebih karena faktor mental.”

Bagaimanakah peran Sanchez saat Arsenal menjamu Liverpool yang sepertinya mempunyai dorongan moral lebih karena menang di dua pertandingan terakhir?

Menurut manajer Liverpool, “Melihat 10 kekalahan kandang Arsenal, rata-rata tendangan ke gawang oleh tim lawan adalah empat dengan penguasaan bola 43%. Ini berarti anda bisa menang tidak dengan penguasaan bola, tapi dengan penguasaan ruang.”

Kita tunggu bagaimana Brendan Rodgers mengatur pasukannya pada hari Selasa pukul 02:00 dini hari (WIB).(mirror.co.uk/daus)