Monday, 22 October 2018

Bursa Saham Amerika Serikat Menurun

Selasa, 25 Agustus 2015 — 7:42 WIB
Indeks Dow Jones sempat turun sampai 1.000 poin sebelum pulih kembali (reuters)

Indeks Dow Jones sempat turun sampai 1.000 poin sebelum pulih kembali (reuters)

NEW YORK- Bursa saham Wall Street di New York anjlok selama lima hari berturut-turut menyusul turunnya pasar saham di Eropa dan Asia karena kekhawatiran semakin melambatkan perekonomian Cina.

Pada hari perdagangan yang berubah dengan cepat, Senin 24 Agustus, indeks Dow Jones sempat turun sampai 1.000 poin sebelum pulih kembali pada 15.871,35 atau turun 3,6%.

Sementara itu S&P 500 ditutup dengan penurunan3,9% di level 1.893,21 dan Nasdaq turun 3,8% dengan penutupan pada 4.038.6.

Penurunan saham di Amerika Serikat didorong oleh kekhawatiran akan kesehatan perekonomian Cina.

Dua pekan lalu, Bank Sentral Cina menempuh devaluasi mata uang yuan, yang meningkatkan kekhawatiran perlambatan ekonomi di negara itu lebih buruk dari yang diperkirakan sebelumnya.

Kekhawatiran utama para investor adalah perusahaan maupun negara yang tergantung pada permintaan tinggi dari Cina akan terkena dampak perlambatan ekonomi.

Bagaimanapun para pengamat berpendapat investor di Amerika Serikat bertindak agak berlebihan.

“Dugaan bahwa perekonomian Cina akan membawa perekonomian AS ke dalam resesi adalah tidak masuk akal, karena (ekonomi AS) dua kali lebih besar dari ekonomi Cina dan berdasar pada konsumen,” jelas Philip Blancato, pimpinan eksekutif di Ladenberg Thalmann Asset Management.

Cina saat ini merupakan negara perekonomian terbesar dunia dan juga negara importir terbesar kedua, baik untuk barang maupun jasa.(BBC)