Sunday, 17 December 2017

Cinta Lama Bersemi Kembali, Istri Polisi “Dimakan” Polisi

Rabu, 26 Agustus 2015 — 5:46 WIB

KALI pertama mengenal cinta memang tak bisa dilupakan, sehingga bila ada peluang bisa terjadi CLBK. Inilah yang dialami  Wiwin, 40, dari Sumsel. Pacar lama nginep di rumah dipersilakan meniduri sekalian. Tentu saja Aipda Bambang, 45, tak terima, dan  PIL istri yang juga polisi itu dipolisikan.

Kisah cinta pertama susah dilupakan. Bila ketemu kembali dan ada peluang, penyakit CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali) bisa kambuh. Ini banyak terjadi, khususnya berangkat dari kisah reuni-reunian. Saat reuni sekedar temu muka dan makan bersama, di luar reuni nyambung lagi dengan aktivitas yang lebih seru, temu ranjang dan kelonan bersama!

Hal ini dialami pula oleh Ny.Wiwin yang tinggal di  Palembang. Saat sekolah di SMP dulu sudah pernah pacaran dengan teman kakak kelas namanya Agus. Namanya cinta monyet, setelah dewasa dan ketemu kekasih baru, lenyap sudah kekasih lama dari relung kalbunya. Setelah berumah tangga, mau tak mau harus fokus mengurus keluarga, bukan mikirin kekasih lama yang kini entah tinggal di mana.

Beberapa waktu yang lalu ada acara reuni sekolahnya di SMP dulu. Dalam forum ini dia ketemu dengan Agus, 41, gacoannya dulu. Ternyata dia sekarang jadi polisi, pangkatnya Ipda. Kisah-kisah indah dulu kembali bersliweran di mata keduanya. Wiwin masih cantik, dan Agus juga tambah ganteng. Bagaiamana jika yang cantik dan ganteng itu berkoalisi kembali, begitu kata setan menawarkan alternative.

Lewat telepon Ipda Agus sering menghubungi Wiwin, dan perempuan yang kini sudah beranak tiga itu juga melayani secara diam-diam. Maksudnya, tanpa setahu suaminya. Maka di kala suami dines di Kepolisian, Wiwin menyilakan kekasih lama itu mampir ke rumahnya. Itu terjadi berulang kali.

Anak-anak Wiwin juga sudah bercerita hal itu pada sang ayah. Tapi Aipda Bambang tak mengambil hati. Bukannnya karena dia rada-rada bloon sebagai polisi, tapi karena memang tak ada bukti. Sebagai polisi, untuk penyidikan kan harus didukung alat bukti yang cukup. Kalau nggak ada bukti, nanti malah dikira mengkriminalisasi.

Sekali waktu pas Bambang di rumah, Ipda Agus main ke rumah. Karena sesama polisi obrolan jadi hangat sekali, sehingga sampai kemalaman tak disadari. Akhirnya Agus pun dipersilakan menginap dan diberi kamar di lantai tiga.

Ternyata di kala suami sudah tidur nyenyak, diam-diam Wiwin keluar kamar dan menyusul ke kamar Aipda Agus. Agaknya seperti sudah direncanakan dan dijanjikan, Keduanya langsung saja bersetubuh bak suami istri. Mereka melakukan dengan tenang, karena Wiwin menjamin suaminya sudah pules tidur dengan kasur DPR.

Nggak tahunya, di luar kamar Aipda Bambang mengintip adegan itu dengan geram, Pintu pun didobrak, tapi skor sudah kadung 1-0 untuk Wiwin. Anehnya, meski sudah terbukti mereka baru saja main kuda lumping, masih juga mengelak bahwa telah menjadi praktisi perselingkuhan. “Kami hanya berteman biasa kok,” kata Wiwin.

Jika tak ingat anak-anak yang bakal jadi korban, Wiwin mau diceraikan. Tapi demi bocah yang masih perlu bimbingan, Aipda Bambang berusaha memaafkan istrinya. Tapi Ipda Agus tetap dilaporkan ke polisi, institusinya sendiri. Biar saja orang mengatakan, bakal terjadi jeruk makan jeruk.

Habis jeruknya makan bini polisi. (Gunarso TS)

  • Romeo

    Untuk ojek pangkalan dan sopir taksi harusnya ngga perlu takut dng adanya ojek online, itu hal yg biasa fenomena ini juga nanti hilang dng sendirinya dan rezeki itu sdh ada yg ngatur dan tdk akan tertukar, lama kelamaan yg namanya ojek online pasti akan sepi juga seiring waktu berjalan apalagi bila tarif promonya sdh hbs dan pakai tarif resminya maka orang akan berpikir lagi untuk menggunakan jasa ojek online, jadi sabar aja dan terus berusaha mencari rezeki tdk perlu mencelakai sesama pengojek, sallam….

  • Romeo

    Untuk ojek pangkalan dan sopir taksi harusnya ngga perlu takut dng adanya ojek online, itu hal yg biasa fenomena ini juga nanti hilang dng sendirinya dan rezeki itu sdh ada yg ngatur dan tdk akan tertukar, lama kelamaan yg namanya ojek online pasti akan sepi juga seiring waktu berjalan apalagi bila tarif promonya sdh hbs dan pakai tarif resminya maka orang akan berpikir lagi untuk menggunakan jasa ojek online, jadi sabar aja dan terus berusaha mencari rezeki tdk perlu mencelakai sesama pengojek, sallam….

  • jimmy

    benar benar seorang suami yang luar biasa, demi masa depan anak, harga diri jatoh pun tidak apa apa. salut saya dengan Bambang, ini lah juara sejati

  • Taufik Hidayat

    bukan hebat mas tapi goblok itu. bakaaaar