Sunday, 23 September 2018

Facebook dan Twitter Didesak Kaji ‘Autoplay’

Jumat, 28 Agustus 2015 — 6:55 WIB
Wartawan Alison Parker dan Adam Ward ditembak mati saat melakukan wawancara langsung di televisi.

Wartawan Alison Parker dan Adam Ward ditembak mati saat melakukan wawancara langsung di televisi.

LONDON- Anggota parlemen Inggris mendesak Twitter dan Facebook mengambil tindakan setelah banyak pemakai dihadapkan pada video yang secara otomatis memainkan video pembunuhan wartawan televisi Amerika Serikat.

Video tersebut diduga ditempatkan pembunuh dua jurnalis TV tersebut pada hari Rabu (26 Agustus).

Karena situs jejaring sosial tersebut memainkan video secara otomatis, banyak orang menyaksikan kejadian tersebut di luar keinginan mereka saat disebarkan ke dalam feed mereka.

Sekelompok anggota parlemen mengatakan perusahaan seharusnya memastikan pengguna diberikan peringatan tentang isi video yang peka sebelum dimainkan.

Pimpinan Parliamentary Internet, Communications and Technology Forum (Pictfor), Matt Warman, mengatakan kedua situs media sosial seharuskan secara otomatis menyaring informasi seperti itu.

“Facebook, Google, Microsoft dan pihak-pihak lainnya bekerja sama dengan pemerintah untuk mencegah orang melihat isi media sosial yang ilegal dan ekstrem, dengan menggunakan teknik otomatis dan manusia untuk mengidentifikasi video.

“Media sosial, seperti media tradisional, seharusnya mempertimbangkan seberapa mengejutkan berita tersebut dan memastikan para pemakai cukup diberikan peringatan,” kata Warman.

Dua wartawan Alison Parker dan Adam Ward ditembak mati di negara bagian Virginia, Amerika Serikat saat sedang melakukan wawancara langsung di televisi.(BBC)