Wednesday, 21 November 2018

Kabareskrim: Penggeledahan Terkait Pengadaan Alat Berat

Jumat, 28 Agustus 2015 — 17:01 WIB
Ilustrasi. (ist)

Ilustrasi. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Kabareskrim Mabes Polri Komjen Budi Waseso turun langsung memimpin penggeledahan di ruang kerja Dirut Pelindo ll RJ Lino yang diduga terkait kasus pengadaan pembelian alat berat atau crane.

“Betul selain kasus dwelling time juga adanya laporan dari masyarakat tentang adanya pelanggaran pembelian alat berat,” papar Buwas kepada wartawan, Jumat (28/8).

Direktur tindak pidana tertentu (Tipiter) Irjen Pol Victor Simanjuntak  menambahkan ada 62 unit mobile crane yang dibeli Pelindo ll sejak tahun 2013 hingga kini tidak digunakan karena tidak sesuai dengan ukuran sebenarnya. Satu alat berat seharga Rp43 miliar.

“Harusnya puluhan crane ini dipasang di delapan pelabuhan di bawah Pelindo ll tetapi kenapa sampai sekarang tidak digunakan, sehingga ada potensi kerugian negara ratusan miliar.” terang Victor.

Dalam penggeledahan yang masih berlangsung, ditemukan sejumkah akat bukti diantaranya hasil laporan temuan BPK (Badan Pemeriksa Keungan) yang tidak wajar dalam pengadaan alat berat tersebut.

“Ini pencucian uang dan ada barang bukti yang kita temukan di lapangan ternyata semuanya tidak ada yang terpakai. Inilah yang akan kita siidak kenapa sudah dibeli kok ga kepakai,” ujar Victor. (dwi/d)

foto : Dua dari 62 alat berat mobile crane yang segel Bareskrim karena dibeli ratusan miliar tapi mengkrak tidak sesuai dengan kebutuhan pelabuhan. (dwi)