Friday, 21 September 2018

Polda Sumut Grebek Gudang Penyimpanan Limbah Medis

Senin, 31 Agustus 2015 — 20:39 WIB
Gudang penyimpanan limbah medis digrebek polisi

Gudang penyimpanan limbah medis digrebek polisi

MEDAN (Pos Kota) – Personil Subdit IV/ Tipiter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sumut menggerebek gudang penyimpanan limbah medis bahan beracun dan berbahaya (B3) tidak sesuai prosedur di Dusun II Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumut, Senin (31/8).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol Ahmad Haydar melalui Kasubdit IV/Tipiter AKBP Robinson Simatupang, kepada Pos Kota mengatakan awal penggrebekan setelah petugas mendapat informasi warga.

Kemudian sejumlah petugas turun ke lokasi dan melakukan penyelidikan. Dari lokasi penggrebekan, petugas mengamankan delapan karyawan untuk dimintai keterangan. “Gudang tersebut milik PT Arah Enviromental Indonesia. Perusahaan itu sudah 3 tahun beroperasi,”katanya.

Dijelaskannya, gudang tersebut mengambil limbah sisa medis dan infeksius dari sejumlah rumah sakit yang ada di Medan. Padahal, seharusnya limbah-limbah sisa medis tersebut harus langsung dimusnahkan setelah digunakan.

“Limbah sisa medis yang bersifat infeksius tidak dibenarkan disimpan sampai berhari-hari. Karena dikhawatirkan bakteri yang ada pada sisa-sisa limbah bisa menularkan bibit penyakit pada masyarakat sekitar,”ungkapnya.

Selain tempat penyimpanan yang tidak memenuhi standar, izin operasi dan administrasi manajemen pengelolaan gudang itu juga tidak jelas. Begitu juga dengan para karyawan dan pekerja tidak memiliki kemampuan di bidang medis.

“AMDAL dan IPAL juga tidak jelas. Begitu juga dengan para pekerja tidak punya kemampuan di bidang medis sama sekali. Penyidik akan memanggil penanggung jawab gudang limbah medis tersebut,”jelasnya. (samosir