Sunday, 22 October 2017

Perkosa Mahasiswi asal Jepang, Tiga Pria India Dihukum Penjara 20 Tahun

Sabtu, 5 September 2015 — 6:06 WIB
Kekerasan seksual di India masih terus terjadi walaupun undang-undang semakin ketat

Kekerasan seksual di India masih terus terjadi walaupun undang-undang semakin ketat

JAIPUR – Pengadilan pada hari Jumat menjatuhkan hukuman penjara 20 tahun kepada tiga pria India yang terbukti memperkosa seorang mahasiswi Jepang yang sedang berlibur di lokasi wisata terkenal di India.

Jaksa penuntut mengatakan, pria bertemu dengan korban yang berusia 20 tahun di Jaipur, ibukota negara bagian Rajasthan. Mereka menawarkan menjadi pemandu wisatanya untuk menemani mengunjungi benteng-benteng dan monumen bersejarah yang bertebaran di kota tersebut.

Pelaku yang berusia antara 20 hingga 24 tahun mengajak korban ke desa pertanian di luar kota, memperkosanya di tepi jalan dan mereka kemudian melarikan diri. Warga desa yang mendengar tangis korban membantu wanita tersebut dan membawanya ke kantor polisi.

Hakin Girish Oja menyatakan ketiga pelaku bersalah dan menjatuhkan hukuman penjara setelah proses persidangan yang berjalan selama lima bulan.

Selain tiga pelaku yang dihukum penjara, hakim juga menjatuhkan hukuman dua tahun penjara kepada tiga terpidana lainnya karena dianggap membantu pelaku melakukan kejahatan.

Mahasiswi Jepang yang menjadi korban telah meninggalkan India sejak April lalu setelah merekam pernyataannya tentang kasus yang dialaminya.

Pemerkosaan pada bulan Februari merupakan pemerkosaan terhadap warga Jepang yang kedua. Sebelumnya pada bulan Desember tahun lalu, mahasiswi peneliti berusia 22 tahun dari Jepang disandera dan diperkosa beramai-ramai selama hampir tiga minggu di satu desa di negara bagian Bihar.

Polisi telah menahan empat tersangka dalam kasus ini. Korban berhasil menyelamatkan diri dari penahanan pada 26 Desember. Sedangkan empat tersangka diadili atas tuduhan pemerkosaan.(AFP/daus)