Monday, 26 August 2019

Mendikbud Anies Baswedan:

Seni Budaya Sama Pentingnya Dengan Sains

Sabtu, 12 September 2015 — 14:25 WIB
Foto-Mendikbud Anies Baswedan saat berbincang dengan Reza, siswa berkebutuhan khusus peserta lomba cipta seni. (Inung)

Foto-Mendikbud Anies Baswedan saat berbincang dengan Reza, siswa berkebutuhan khusus peserta lomba cipta seni. (Inung)

JAKARTA (Pos Kota)- Pelajaran seni budaya sama pentingnya dengan pelajaran lain. Karena dibalik capaian apapun kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, tidak terlepas dari seni.

“Kita menggunakan telepon seluler, mengendarai mobil, menggunakan komputer, menonton televisi, itu bukan sebatas teknologi. Tetapi juga mengandung unsur seni,” kata Anies di sela acara Lomba Cipta Seni Pelajar Tingkat Nasional 2015 di Istana Cipanas Sabtu (12/9).

Diakui Anies selama ini orang hanya memandang teknologi pada setiap karya. Padahal di balik karya sehebat apapun selalu ada seni. Dengan seni, sebuah karya teknologi menjadi indah dilihat, menjadi mudah digunakan.

Melihat sedemikian pentingnya seni, Mendikbud meminta agar semua sekolah memberikan ruang bagi siswa untuk berkarya seni. Artinya ekpresi seni dan budaya harus punya tempat di semua sekolah. Tidak harus masuk ke dalam kurikulum, tetapi bisa juga dalam bentuk ekstrakurikuler, intrakurikuler dan non kurikuler.

Lomba cipta seni pelajar tingkat nasional dikatakan Mendikbud menjadi salah satu ajang untuk mengirim pesan kepada orangtua dan masyarakat. Bahwa pelajaran seni dan budaya sama pentingnya dengan pelajaran sains maupun matematika.

“Juga mendorong anak-anak lain untuk terlibat dalam kegiatan seni dan berkarya,” lanjut Anies. Menurut Mendikbud setiap anak-anak harus ditumbuhkan semangat untuk berkarya dan mencipta. Diberikan ruang untuk menghasilkan sesuatu melalui imajinasinya.(inung/yo)