Friday, 21 September 2018

Lima PNS Kecamatan Kembangan dan Palmerah Diperiksa Kejaksaan Agung

Selasa, 15 September 2015 — 19:10 WIB

JAKARTA (Pos Kota) – Kejaksaan Agung memeriksa lima pegawai Suku Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tata Air pada Kecamatan Palmerah dan Kembangan, Jakarta Barat terkait kasus  Penyalahgunaan Dana Swakelola Kegiatan Pemeliharaan Dan Operasional Infrastruktur Pengendali Banjir Pada Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakbar,  2013

“Mereka diperiksa untuk kelengkapan berkas perkara atas nama tersangka MR (Monang Ritonga),” kata Kapuspenkum Amir Yanto, di Kejagung, Selasa (15/9) petang.

Kelima orang saksi tersebut, adalah :

Raden Sugiyanto (Plh Kasi Kecamatan Palmerah Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakbar, 2013),

Erna Yuni Nuraini  (Kasi Kecamatan Palmerah Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakbar,  2013)

Subari (Kasi Kecamatan Kembangan Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakbar, 2013).

Dua saksi lainnya, adalah Bolot (Staf Seksi Kecamatan Kembangan Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakbar, 2013) dan Syahri Staf Seksi Kecamatan Kembangan Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakbar, 2013).

Materi pemeriksaan tentang kronologis benar atau tidaknya terdapat pekerjaan Pemeliharaan dan Operasional Infrastruktur Pengendali Banjir pada Suku Dinas Pekerjaan Umum Tata Air Jakbar, 2013 dalam bentuk Pemeliharaan Infrastruktur Saluran Lokal, Pemeliharaan Saluran Drainase Jalan, Pengerukan dan Perbaikan Saluran Penghubung, serta Refungsionalisasi Sungai/Kali dan Penghubung.

Serta pertanggungjawaban hasil pelaksanaan pekerjaannya, serta dugaan pemotongan dana pekerjaan berikut upah pekerja yang seluruhnya diduga fiktif pada wilayah Kecamatan Palmerah.

Dalam proyek yang memakan biaya sekitar Rp66 miliar dan diduga merugikan negara sekitar Rp19 miliar telah ditetapkan dua tersangka lain, yang sampai kini belum ditahan.

Mereka adalah Wagiman  (PNS/Kabis  Sistim Aliran Barat Dinas Tata Air DKI Jakarta (Mantan Kasudin PU Tata Air Jakbar Periode April 2013 sampai Agustus 2013),  Pamudji (PNS/Kasudin Bina Marga Kota Administrasi Jakarta Pusat (Mantan Kasudin PU Tata Air Jakbar Periode Agustus 2013 sampai Desember 2013)
MR sendiri adalah  PNS/Kepala Bidang Sungai dan Pantai Sistim Aliran Timur Dinas Tata Air DKI Jakarta (Mantan Kasudin Pekerjaan Umum Tata Air Jakbar Periode Nopember 2012 sampai April 2013. (ahi)

  • Ahmadshah

    ITU SEMUA PEJABAT KELAS TERI YG HARAMI(KORUPTOR)YG DITINDAK KEJAGUNG BIASA(TAK ANEH),COBA JK BERANI YG KELAS KAKAP(ESELON 1 KEATAS) ITU BARU NAMANYA AMANAH DLM TUGAS MELINDUNGI UANG RAKYAT.KAMI RAKYAT MENUNGGU SDH LAMA SEKALI ADANYA KEADILAN(MALING AYAM LANGSUNG DIPENJARA,YG JARAH UANG RAKYAT DITUNDA DITAHAN DG ALASAN MACEM²)