Wednesday, 21 November 2018

Di Hadapan DPRD DKI, Ahok Mengaku Penerimaan Pajak Tidak Penuhi Target

Rabu, 16 September 2015 — 23:11 WIB
Gubernur Ahok dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik yang selama ini sering berseberangan  berjabat tangan usai rapat paripurna. (Joko)

Gubernur Ahok dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik yang selama ini sering berseberangan berjabat tangan usai rapat paripurna. (Joko)

GAMBIR (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta Ahok  menyatakan banyak faktor yang mempengaruhi sehingga realisasi penyerapan  anggaran Pemprov DKI 2014 kurang baik. Hal itu yang menjadi sorotan DPRD DKI Jakarta dalam pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBD 2014.

“Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya,” ucap Ahok pada rapat paripurna LPJ APBD di gedung Dewan, kawasan Gambir, Rabu (16/9). Beberapa faktor utama antara lain sistem baru e-budgeting dan pemasukan pajak di bawah target.

Ahok mencontohkan  target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2014 telah dinaikkan dari tahun 2013. Namun, diakui memang belum bisa mencapai target. “Tidak tercapainya penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), dipengaruhi oleh tingginya mutasi kendaraan ke luar daerah. Selain itu juga dipengaruhi rendahnya kesadaran masyarakat untuk membayar PKB dan menurunnya daya beli masyarakat,” paparnya.

Sementara, untuk jenis pajak hotel dan pajak restoran dipengaruhi kebijakan pemerintah yang membatasi penggunaan fasilitas hotel untuk aktivitas pemerintahan. Serta menurunnya daya beli masyarakat sebagai dampak kenaikan harga BBM.

Untuk jenis pajak reklame, dipengaruhi kenaikan tarif nilai sewa reklame yang berdampak pada beralihnya pemasangan reklame ke media elektronik. Sedangkan pajak parkir dipengaruhi oleh belum selesainya pelaksanaan program Electronic Road Pricing (ERP) dan pemindahan parkir on street menjadi off street.

Rapat paripurna yang dihadiri sebagian besar anggota Dewan dan sejumlah pejabat teras Pemprov DKI, dipimpin Wakil Ketua DPRD Mohammad Taufik. “Jawaban Gubernur terhadap pemandangan fraksi-fraksi akan dinilai. Rencananya penilaian akan dilakukan pada rapat paripurna pengesahan Raperda LPJ pada Senin pekan depan,” ujar Taufik, politisi Gerindra. (Joko)