Tuesday, 17 September 2019

Di Indramayu, Daftar Haji Sekarang Berangkat 15 Tahun Kemudian

Jumat, 18 September 2015 — 5:46 WIB
Ketua Badan Pengelola Gedung Pusat Pelayanan dan Informasi Haji Kabupaten Indramayu K.H.Maksudi, SE

Ketua Badan Pengelola Gedung Pusat Pelayanan dan Informasi Haji Kabupaten Indramayu K.H.Maksudi, SE

INDRAMAYU (Pos Kota) – Daftar tunggu (waiting list) calon jemaah haji di Indramayu, Jawa Barat nampaknya semakin panjang saja. Daftar haji sekarang,  baru bisa berangkat ke Tanah Suci pada Tahun 2030 atau harus rela menunggu hingga 15 tahun, kata Ketua Badan Pengelola Gedung Pusat Pelayanan dan Informasi Haji Kabupaten Indramayu K.H.Maksudi, SE kepada Pos Kota.

Kuota haji Kabupaten Indramayu setahun ditetapkan 1.533 orang. Jika daftar tunggu mencapai 15 tahun maka jumlah jemaah calon haji di Indramayu yang sudah mendaftar berjumlah  22.995 orang.

Calon jemaah haji di Kabupaten Indramayu sebagian besar petani.Rupanya banyak petani pada tahun-tahun sekarang ini. Hal itu disebabkan karena harga jual padi relatif tinggi mencapai Rp5 juta per satu ton. Dahulu harga padi masih murah, sehingga untuk bisa naik haji,  petani harus mengumpulkan padi hingga mencapai ratusan ton.

“Kalau sekarang dengan harga jual padi yang mencapai Rp5 juta per ton,  petani cukup menjual  8 ton atau 9 ton saja sudah bisa menunaikan ibadah haji. Jadi dengan kata lain ONH Tahun-tahun sekarang ini jauh lebih murah jika dibandingkan ONH 30 tahun atau 40 tahun silam,” kujar K.H maksudi, SE.

Diceritakan K.H Maksudi, SE, saat naik haji pada Tahun 1998  ONH nya waktu itu ditetapkan sebesar Rp8 juta, jumlah ONH  itu terasa sangat besar. “Saya sudah niat bersama istri ingin menunaikan ibadah haji dan mengumpulkan uang untuk melunasi ONH selama 3 tahun. Jadi uang untuk melunasi ONH itu bukan tersedia secara instan atau ujug-ujug, tapi ngumpulin dahulu selama 3 tahun,” katanya.

K.H.Maksudi, SE menggambarkan betapa beratnya perjuangan orang-orang desa seperti petani yang ingin menunaikan ibadah haji pada  zaman dahulu. Sebelum berangkat haji, mereka terlebih dahulu harus mengumpulkan padi hasil panen sebanyak 200 ton atau harus mengumpulkan emas hingga ratusan gram baru bisa melunasi ONH dan terbang ke Tanah Suci. (taryani)