Saturday, 22 September 2018

Kejar Setoran Boleh Tapi Jangan Ngebut!

Sabtu, 19 September 2015 — 5:42 WIB
Dk Sept 1519

 BELAKANGAN ini ada beberapa kabar duka, seperti musibah jemaah haji di Tanah Suci. Kemudian kecelakaan maut  di Ibukota yang merenggut pengemudi Go-jek dan istrinya yang sedang hamil 8 bulan. Mereka tewas ditabrak Kopaja. Sementara satu anaknya luka parah.

“ Saya bukan ingin memojokkan sopir maut tersebut, tapi peristiwa semacam ini sudah sering terjadi. Sopir ugal-ugalan dan menyebabkan kecelakaan. Kasihan kan para korban? Pak petugas, tolong deh, sopir-sopir yang kayak gitu nggak usah dipakai lagi! Lihat tuh,sudah banyak korban sia-sia. Itu semua ulah sopir yang ugal-ugalan, ngebut kayak setan, nggak mikirin keselamatan penumpang dan pengguna jalan lain! ” ujar Bang Jalil, bicara sendiri sambil nonton TV pagi di rumahnya.

“ Dia itu ngejar setoran Pak,” tiba-tiba sang istri menimpali dari dapur.

“ Itu alasan klise!” kata Bang Jalil, sengit.

“ Lho, Bapak kan tahu, sekarang ini serba mahal. Bensin mahal, suku cadang kendaraan harganya selangit, ngikuti dolar!” kata sang istri.

Bang Jalil diam, kalau sang istri sudah bicara soal harga. Karena, wanita pendampingnya itu bakalan merembet ke soal harga sembako yang juga mahal. Dan ujung-ujungnya bakalan minta tambah uang belanja.

“ Kok Bapak diem?” tanya sang istri, masih dari dapur sambil menyiapkan kopi kesukaan sang suami.

“ Bapak lagi lihat berita. Tuh, dolar turun Bu,” kata Bang Jalil.

“ Kalau Bapak pemain valas, berati harus cepat-cepat beli dolar, nanti kalau dolar naik lagi langsung jual, biar untung!” kata sang istri sambil menyodorkan kopi.

Bang Jalil diam-diam memuji sang istri yang pengetahuannya semakin luas.

“ O, gitu ya, Bu? Nanti coba Bapak pikir-pikir, “ kata Bang Jalil mantap.

“ Tapi, jangan lupa kalau udah beli dolar,  Ibu minta uang belanjanya pakai dolar,  ya Pak?” ujar sang istri sambil memijit bahu suaminya.

Bang Jalil tersenyum dalam hati. Dia diam membeku. Hatinya ngoceh; Ya, boro-boro beli dolar, buat beli beras aja masih bingung, kok..!

“ Hemmm, Ibu tau, Bapak diem aja, karena nggak punya duit buat beli dolar, ya? Makanya, kejar setoran dong. Tapi, inget jangan ngebut!     – massoes