Friday, 20 September 2019

Sat Menabrak Pengemudi Go-jek dan Dua Mobil

Hasil Pra-rekonstruksi, Pengemudi Kopaja Tida Ngerem

Senin, 21 September 2015 — 20:57 WIB
Suasana pra-rekonstruksi tabrakan Bus Kopada dengan dua mobil dan pengemudi Go-jek (adji)

Suasana pra-rekonstruksi tabrakan Bus Kopada dengan dua mobil dan pengemudi Go-jek (adji)

PANCORAN (Pos Kota) –  Polantas Polres Jakarta Selatan melakukan prarekonstruksi kecelakaan maut Kopaja S-612 jurusan Kampung Melayu-Ragunan ‎bernopol B 7664 RW‎ yang menewaskan pengemudi Go-jek dan isteri yang sedang hamil  di Jalan Buncit Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Dari hasil prarekonstruksi itu, pihak kepolisian menilai pengemudi Kopaja Budi Wahyono, 26, tidak mengerem.

Kanit Laka Lantas Polres Jakarta Selatan, Ipda Bakti Sakti Butar-Butar menuturkan prarekontruksi itu pemeriksaan Traffic Accident Analisis (TAA) yang dilakukan oleh Korlantas Polri. Dipimpin langsung oleh AKP Deny Setiawan, proses TAA itu berlangsung dari pukul 13.45 WIB sampai 15.00 WIB.

Polantas Polres Jaksel meninjau kelayakan Bus Kopaja ke kantor Sudin Perhubungan dan Transportasi Jakarta Selatan.

Berdasarkan surat-surat dan KIR kendaraan cocok dengan Kopaja berwarna hijau itu. “‎TAA menggunakan kamera drone dan mobil mengukur kecepatan kendaraan. Bisa dilihat juga dari ringseknya kendaraan,” kata Bakti.

Menurutnya hasil dari TAA itu belum keluar. Sehingga, setelah keluar akan segera dipublikasikan. Kegiatan itu, kata dia, upaya mengetahui pengemudi saat itu dalam kecepatan berapa dan apakah melakukan pengereman atau tidak. “Kegiatan ini sama seperti  kita melakukan pengujian kendaraan Mitsubishi Outlander yang tabrakan di Pondok Indah,” ucapnya.

Sekitar 10 personel gabungan diterjunkan untuk melakukan TAA. Upaya ini salah satu cara untuk melengkapi berkas-berkas penyidikan. “Ini melengkapi berkas penyidikan agar segera diserahkan ke Kejaksaan,” tuturnya.
Ketika ditanya apakah pengemudi terganjal botol minuman mineral saat mengerem, dia menduga tidak benar. Karena berdasarkan uji di lapangan kendaraan dengan rem terganjal botol yang terisi air maka kendaraan masih bisa mengerem.

“Tidak ada tanda bekas rem di lokasi kejadian. Sehingga, dia tidak mengerem sepertinya,” tuturnya. Saat ini, pengemudi yang menjadi tersangka ditahan di Rutan Gakkum Polda Metro Jaya.

Sebelumnya diberitakan Bus Kopaja menabrak sepeda motor Honda Beat dan mobil Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia hingga ringsek di Jalan Raya Warung Buncit Raya, Pancoran, Jaksel, (16/9) lalu. Sedangkan Aldo, 8, anak pengemudi Go-jek hingga kini masih dirawat di RSCM. (adji)