Tuesday, 30 May 2017

Diduga Mata-mata, Pengusaha Amerika Serikat Ditangkap di Cina

Selasa, 22 September 2015 — 16:12 WIB
Sandy Phan-Gillis ditangkap ketika hendak menyeberang dari Zhuhai di Cina bagian selatan ke Macau.

Sandy Phan-Gillis ditangkap ketika hendak menyeberang dari Zhuhai di Cina bagian selatan ke Macau.

BEIJING- Seorang pengusaha perempuan warga negara Amerika Serikat secara resmi ditangkap di Cina setelah dituduh melakukan mata-mata dan mencuri rahasia negara.

Sandy Phan-Gillis ditangkap ketika mengikuti rombongan misi perdagangan dari kota Houston, Texas, Amerika Serikat dalam kunjungan ke Cina. Rombongan tersebut mengunjungi beberapa kota, termasuk Beijing dan Guangzhou dan Shenzhen.

Penangkapannya sendiri terjadi Maret lalu ketika Sandy Phan-Gillis hendak menyeberang ke Makau, namun berita tersebut baru mengemuka belakangan.

Dilaporkan bahwa Sandy Phan-Gillis adalah keturunan Cina dan kelahiran Vietnam.

Dalam situs yang digunakan untuk mengkampanyekan pembebasan pengusaha Amerika Serikat itu, suaminya menandaskan bahwa istrinya bukan mata-mata dan bukan pencuri.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Hong Lei, Phan-Gillis dicurigai ‘membahayakan keamanan nasional Cina’ dan saat ini sedang diperiksa oleh pihak berwenang.

Phan-Gillis duduk sebagai ketua Asosiasi Kota Kembar Houston-Shenzhen.

Sejauh ini Cina telah menghukum sejumlah individu yang dikenai dakwaan spionase, termasuk pada Mei 2014 ketika seorang individu dihukum 10 tahun penjara dalam kasus membocorkan dokumen militer rahasia kepada seorang agen asing. (BBC)