Thursday, 19 September 2019

Ini Dia Aturan Baru Bupati Purwakarta, Pelajar Merokok Tidak Naik Kelas

Jumat, 25 September 2015 — 19:15 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

PURWAKARTA (Pos Kota) – Lagi, Bupati Purwakarta, Jawa Barat Dedi Mulyadi bikin gebrakan. Setelah larangan wakuncar atau pacaran hingga pukul 21.00, Dedi kini gulirkan larangan merokok bagi anak di bawah umur 17 tahun.

“Segmentasinya bisa anak pelajar dan anak jalanan. Kita ingin melindungi generasi muda Purwakarta agar tetap sehat,” ujar Bupati Dedi.

Menurut dia, larangan merokok bagi anak dibawah umur ini telah dinaungi payung hukum Perbup 71 tahun 2015. Efektifnya, berlaku 1 Oktober 2015.

Dedi menegaskan, pihaknya akan menjatuhkan sanksi berupa tidak naik kelas dan dicabut pelayanan kesehatan gratis bagi pelajar yang ketahuan merokok.

Selain ijin usaha warung dan toko yang melayani penjualan rokok ke anak pelajar juga akan dicabut. “Saya juga minta para orang tua berhenti menyuruh anak beli rokok,” seru Dedi.

Untuk anak jalanan, sebut dia, pihaknya akan menugasi Satpol PP memonitor anak non sekolah dijalanan. “Angkut ke Kantor Satpol, bila mendapati anjal merokok,” pungkasnya. (dadan)

  • Eneng Johar

    Wartawan Poskota koq konsern bnget sih cari berita d pemkab pwkt. Angpaux gede ya he he

  • editor asu

    makin bego aja makin hari aturan2nya mampus yg tinggal di purwakarta, selamat deh milih yg modelnya begituan makan deh lo pada

  • pembenci bocah edan

    seharusnya jangan di purwakarta saja tapi seluruh indonesia
    bagi kalian bocah2 yang merasa tersungging saya maklum koq
    wong bocah di suruh sehat malah milit maot
    dasar bocah edan!!!!!!!!!!!!!

    • Sukinah Maryoto

      tolol..

  • Eneng Johar

    ha ha ha tunggu aj brita berikutx. Ntar ada aturan lg, warga yg pake kolor kesempitan di denda mandiiin patung2 berhala ksygn si dedi….