Saturday, 24 August 2019

Jadi Kurir Narkoba, 2 Wanita Ini Diupah Rp3 Juta Sekali Antar

Minggu, 27 September 2015 — 22:25 WIB

MEDAN (Pos Kota)- Dua ibu rumah tangga dan satu pria menjadi kurir jaringan narkoba internasional. Mereka diringkus saat bertransaksi dengan petugas Polsek Medan Barat yang menyamar menjadi pembeli. Barang bukti 1 kg shabu, 200 pil ekstasi dan uang Rp2 juta pun disita polisi.

Ketiga tersangka adalah kurir narkoba jaringan Malaysia-Indonesia. Mereka ditangkap di Jalan Yos Sudarso Simpang Glugur Medan. Ironisnya, dua orang diantaranya, berinisial CS,66 dan RY,35, merupakan ibu rumah tangga. Satu tersangka lainnya adalah ED,56.

Tersangka CS, mengaku nekat menjadi kurir narkoba untuk membiayai kebutuhan anak. “Saya janda, saya butuh uang untuk memenihi keperluan sehari hari. Anak saya ada tiga orang,” ungkapnya. “Sekali antar saya mendapat upah Rp3 juta. Saya sudah lima kali mengantar barang.”

Kapolsek Medan Barat Kompol Siswandi, Minggu (27/9), kepada wartawan mengatakan pengungkapan ini bermula saat petugas menyaru sebagai pembeli. Setelah ada kesepakatan, transaksi pun dilakukan. Saat itulah tersangka ditangkap. “Rencananya, mereka memasok narkoba ke Kota Medan,” ungkapnya.

Selain narkoba, petugas juga mengamankan mobil Avanza dengan nomor polisi BK 360 NZ, empat HP, sepeda motor Vario BK 5950 AFU dan sejumlah buku tabungan. (samosir)