Saturday, 20 October 2018

sampah

Kebakaran, DKI Segera Ambil Alih Pengelolaan Sampah Bantar Gebang

Selasa, 29 September 2015 — 17:41 WIB
Sampah di TPST Bantar Gebang, bekasi. (dok/ saban)

Sampah di TPST Bantar Gebang, bekasi. (dok/ saban)

GAMBIR (Pos Kota) – Pemprov DKI Jakarta segera mengambil alih pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi. Pengambilalihan tidak perlu menunggu habis masa kontrak dengan pihak pengelola swasta yang dinilai telah melakukan wanprestasi.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat di Balaikota, Gambir, Selasa (29/9). “Pengelola Bantar Gebang telah melakukan kelalaian atau wanprestasi, terbukti dari terjadinya kebakaran sampah pada tanggal 11 September,” ujar Djarot sambil menambahkan Pemprov DKI pun telah melayangkan surat peringatan kedua kepada pengelola tersebut.

Menurutnya berdasarkan kontrak yang mestinya masih berlangsung beberapa tahun ke depan, pemutusan hubungan kerja sama bisa dilakukan sepihak jika pengelola melakukan kelalaian.
“Tidak harus menunggu kontraknya habis, jika dia wanprestasi dikasih peringatan pertama, kedua, dan ketiga, artinya pemutusan sepihak bisa dilakukan. Saat ini kita sedang lakukan evaluasi sambil melayangkan peringatan,” ujar Djarot sambil menambahkan pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap pengelola Bantar Gebang demi penanganan sampah yang lebih baik.

Selain itu, tambah Djarot, truk sampah milik Pemprov DKI yang sudah tua nantinya bisa dihibahkan kepada Pemkot Bekasi. “Sambil menunggu kedatangan ratusan truk baru, maka truk lama akan dihibahkan ke Pemkot Bekasi yang selama ini melakukan kerja sama dengan Pemprov DKI soal pembuangan sampah,” kata Djarot. (joko)