Tuesday, 19 March 2019

Merokok di Mal, 12 Pengunjung Dirazia

Rabu, 30 September 2015 — 22:23 WIB
Kasatpol PP Jaksel, Sulistiarto, menjaring  sembilan  perokok di Blok M Square. (rachmi)

Kasatpol PP Jaksel, Sulistiarto, menjaring sembilan perokok di Blok M Square. (rachmi)

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Sebanyak 12 perokok sedang asyik ngebul (merokok) di dua mal kawasan Blok M dijaring Satpol PP Jakarta Selatan. Sebelumnya masyarakat mengeluhkan masih maraknya aksi perokok di kedua pusat perbelanjaan tersebut.

“Ada apa nih Pak? Tumben ada razia, biasanya aman-aman saja ngerokok di mal ini,” celetuk Sigit, karyawan swasta yang kesal karena ketangkap basah Kasatpol PP Jaksel, Sulistiarto, saat razia perokok di Mal Blok M Plaza, Rabu (30/9).

Selama mengelilingi sejumlah tempat seperti Coffee Bean dan Solaria di mal tersebut, Sulistiarto menegur tiga  perokok yang langsung dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Petugas lain menyita puntung rokok dan asbak sebagai barang bukti.

“Kali ini perokok hanya diBAP sebagai efek jera, tapi jika tertangkap lagi akan kami kenakan sanksi,” tegas  Sulistiarto.

Ia menjelaskan,  larangan merokok di dalam gedung mengacu sejumlah aturan di antaranya Peraturan Daerah DKI  Nomor 2/2005 tentang Pencemaran Udara, Pergub Nomor 75/2005 tentang Kawasan Dilarang Merokok, dan Pergub Nomor 50/2012 tentang Pembinaan, Pengawasan dan Penegakan Hukum Kawasan Dilarang Merokok.

30 SATPOL PP

Dari Mal Blok M Plaza, Sulistiarto bersama 30 Satpol PP menyambangi Blok M Square diawali dari kios batu akik dan kios penjahit yang pemiliknya sedang asyik ngerokok seraya bekerja. Serta beberapa orang di kantin basement yang sedang asyik merokok, meski di lokasi itu terpampang stiker berisi larangan merokok.

Di mal itu, petugas merazia  sembilan  perokok yang semula berdalih tidak merokok, meski di sekitarnya terdapat bungkus rokok, puntung rokok dan asbak.

Di kedua mal tersebut, Sulistiarto melaporkan ke pengelola terkait hasil razia terhadap pengunjung yang kedapatan merokok.  “Saya  berharap pengelola aktif mengawasi dan menegur pengunjung maupun pemilik toko yang merokok di dalam gedung,” ucapnya.

Sejumlah pengunjung di kedua mal berharap razia rokok tak hanya insidentil agar perokok kapok. “Sepatutnya razia rokok di dalam gedung dan tempat umum dapat berkelanjutan dan menjadi program rutin,” kata Kusmana, karyawan swasta. (rachmi)

  • Lili Yayang

    Waduh bisa repot jg kl mal razia merokok. Bs2 gw shoping jalan sndr gk ditemenin laki ayee… Pan dy hobinye ngerokok

  • Mangap

    Coba cek mangga dua Square, terutama lantai B1