Friday, 17 November 2017

Pasar Pelita Terbakar Walikota Sukabumi Copot Kepala BPBD

Jumat, 2 Oktober 2015 — 7:09 WIB
Pasar Pelita Kota Sukabumi, Jawa Barat terbakar

Pasar Pelita Kota Sukabumi, Jawa Barat terbakar

SUKABUMI (Pos Kota) – Pasca kebakaran Komplek Pasar Pelita Kota Sukabumi, Jawa Barat yang mengakibatkan terbakarnya ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) dan 26 rumah dan toko (ruko), Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi  mencopot jabatan Kepala Badan Penanggulangan Daerah (BPBD), Hendra Resmanda. Kuat dugaan pencopotan Hendra lantaran dianggap lalai ketika terjadinya kebakaran tersebut.

Pergantian Hendra sesuai dengan surat perintah Walikota Sukabumi, Nomor 800/30/BKPP Tanggal 28 September 2015. Sebagai gantinya, Pemkot Sukabumi menunjuk Iyus Yusup Permadi sebagai pelaksana tugas (Plt) sementara lembaga tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda)  Kota Sukabumi, Hanafie Zein mengatakan, pergantian tersebut merupakan sikap tegas walikota terhadap bawahannya. Pasalnya, pada saat kebakaran yang bersangkutan tidak terlihat di lokasi kebakaran.

“Pergantian Kepala BPBD  karena salah salah satu alasan yang sangat fatal. Yang bersangkutan dianggap tidak memiliki kesigapan atau indisipliner dalam melaksanakan tugasnya,” cetus Hanafie, Jumat (2/10).

Semestinya, lanjut Hanafie, pada saat kritis terjadinya kebakaran  yang bersangkutan ada di tempat memberikan masukan-masukan kepada kepala daerah.

Walikota Sukabumi, Mohamad Muraz mengakui memberhentikan Kepala BPBD karena dinilai kurang begitu proaktif menyikapi kejadian kebakaran pasar terbesar tersebut. Malah, ketika kebakaran terjadi, Kepala BPBD berada di luar kota.

“Saya kecewa dengan kinerjanya. Atas perilaku yang kurang serius dan indisipliner itu, kami memutuskan untuk memberhentikannya,” tegasnya.

Sikap tegas Walikota Sukabumi tersebut mendapat apresiasi dan dukungan dari DPRD setempat. Kalangan wakil rakyat menilai sikap tegas tersebut cukup tepat.

“Kami mendukung langkah yang di lakukan oleh pemerintah Kota Sukabumi dengan mencopot jabatan Kepala BPBD,” ujar Ketua Komisi I DPRD Kota Sukabumi, Faisal Anwar Bagindo. (sule)