Wednesday, 21 November 2018

RPTRA Dibangun di Lokasi Rawan Banjir

Senin, 5 Oktober 2015 — 23:09 WIB
Walikota Jakbar HM Anas Efendi tengah meletakkan batu pertama pembangunan RPTRA Kedoya Utara. (tarta)

Walikota Jakbar HM Anas Efendi tengah meletakkan batu pertama pembangunan RPTRA Kedoya Utara. (tarta)

KEBON JERUK (Pos Kota) – Walikota Jakarta Barat HM Anas Efendi meletakan batu pertama pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di RT 02/01 Kelurahan Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Senin (5/10) sore.

“RPTRA sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya anak anak sebagai ruang interaksi dan bermain. Nantinya, tempat ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan kegiatan warga dan anak anak,” ujar Anas Efendi.

Anas meminta kepada CSR yang akan membangun RPTRA agar terlebih dulu menguruk lahan. Karena lokasinya berada di kawasan rawan banjir. “Lahan RPTRA ini rawan banjir, lokasinya dekat dengan kali atau saluran penghubung. Untuk itu agar tidak kebanjiran, diuruk dulu minimal satu setengah meter,” ujarnya.

Tahun ini Pemko Jakarta Barat menargetkan pembangunan 10 RPTRA, sedangkan tahun 2016 sebanyak 30 RPTRA. Gubernur DKI menginginkan tahun depan ada sekitar 150 RPTRA di seluruh wilayah Jakarta. “Jadi, tiap wilayah diminta membangun 30 RPTRA,” kata Walikota.

Diharapkan seluruh unsur masyarakat turut menjaga dan merawat RPTRA. “RT/RW, tokoh masyarakat dan warga sama sama memanfaatkan RPTRA ini. Jangan hanya jadi pengguna, tapi juga merasa memiliki, jaga dan rawat RPTRA dengan baik. PKK silahkan jualan berbagai hasil kreatifitasnya, tentunya dengan harga yang murah dan terjangkau,” jelas Anas.

Sementara itu Camat Kebon Jeruk, Agus Trijono menjelaskan lokasi RPTRA Kedoya Utara dibangun di atas lahan aset Pemprov DKI seluas sekitar 1.700 meter persegi. Berbagai sarana dan prasarana akan dibangun, seperti lapangan futsal, ruang serba guna, jogging track, perpustakaan anak, taman hati anak, taman toga, toilet untuk difabel, wastafel, teater terbuka dan lainnya. (tarta)