Monday, 19 November 2018

307.360 Warga Terkena Ispa Akibat Kabut Asap

Selasa, 6 Oktober 2015 — 15:16 WIB
Menkes Nila F Moeloek saat menjelaskan situasi terakhir kesehatan warga daerah bencana kabut asap. (inung)

Menkes Nila F Moeloek saat menjelaskan situasi terakhir kesehatan warga daerah bencana kabut asap. (inung)

JAKARTA (Pos Kota)- Kebakaran hutan telah mengakibatkan kasus Ispa (infeksi saluran nafas akut) meningkat tajam di daerah bencana. Data yang dihimpun Pusat Krisis Kemenkes sejak 29 Juni hingga 5 Oktober, tercatat 307.360 warga menderita Ispa.

Rinciannya, 45.668 orang dari Riau, 69.734 orang dari Jambi, 83.276 orang dari Sumatera Selatan, 43.477 orang dari Kalimantan Barat, 29.104 orang dari Kalimantan Selatan dan 36.101 orang dari Kalimantan Tengah.

Menkes Nila F Moeloek mengatakan dari 6 propinsi yang terkena dampak kabut asap, 4 diantaranya masih dalam status berbahaya. Yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah.

“Titik api terbanyak ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah mencapai 202 titik api,” papar Menkes, kemarin.

Selain Ispa, kabut asap juga telah mengakibatkan munculnya penyakit lain seperti iritasi pada mata dan gatal-gatal.

Kemenkes sendiri, menurut  Nila, terus berupaya meminimalkan dampak dari kabut asap tersebut. Terutama melalui upaya preventif dan promotif, disamping tentu kuratif dan rehabilitatif.

“Supaya hasilnya maksimal kami terus berkoordinasi dengan lintas sektor dan jajaran kesehatan di tingkat propinsi,” tambahnya.

Kirim Medis

Untuk mendukung kegiatan sektor kesehatan di lapangan, Kemenkes juga telah mengirimkan tim dokter dan bahan medis habis pakai total seberat 27,599 ton. Rinciannya untuk Kepulauan Riau dikirim paket obat antibiotik, 100 ribu masker, 1700 masker N95.

Untuk Sumatera Selatan masker 125 ribu, dan Riau berupa 445 ribu masker, 1.500 masker N95, oxycan 400 kaleng serta paket obat Ispa. Propinsi Bangka Belitung dikirim 35 ribu masker, paket obat Ispa dan 5 kaleng 0xycan, Jambi 500 masker N95, paket obat dan 20 kaleng oxycan.

Kalimantan Barat 200 ribu masker, Kalimantan Tengah 102.930 masker, 1.500 masker N95, 400 kaleng oxycan, dan Kalimantan Selatan 50 ribu masker. (inung/wt)

Teks foto:
Menkes Nila F Moeloek saat menjelaskan situasi terakhir kesehatan warga daerah bencana kabut asap. (inung)