Friday, 20 September 2019

Penyerapan APBD Lelet, Kemendagri Tegur Pemprov DKI

Rabu, 7 Oktober 2015 — 22:30 WIB
Wagub Djarot Syaiful Hidayat usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta. (Joko)

Wagub Djarot Syaiful Hidayat usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta. (Joko)

GAMBIR (Pos Kota) – Pemprov DKI Jakarta ditegur Kemendagri agar mengejar ketertinggalan soal penyerapan APBD 2015 yang sangat lelet. Pasalnya hingga pengujung triwulan ketiga tahun ini, penggunaan anggaran untuk pembangunan masih di bawah 30 persen.

Hal itu diakui Wakil Gubernur Djarot Syaiful Hidayat dan Sekdaprov M. Syaefullah usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD DKI, Gambir, Rabu (7/10). “Memang benar, Kemendagri minta kita melakukan percepatan untuk mengejar ketinggalan. Hingga saat ini  kita masih cukup optimis di sepanjang sisa waktu ini bisa membelanjakan APBD setidaknya sampai 60 persen,” kata Syaefullah.

Hal itu disampaikan pihak Kemendagri saat menerima usulan APBD Perubahan 2015. “Rencananya  BPKAD juga akan mengirimkan kembali revisi APBD-P agar segera disetujui Kemdagri dan kita bisa langsung ngebut melakukan penyerapan,” kata Syaefullah membenarkan sampai bulan September, penyerapan APBD masih di bawah 30 persen.
Syaefullah juga berharap DPRD bisa segera menandatangani Laporan Pertanggung-Jawaban Gubernur pada Pengelolaan APBD DKI 2014.

Wagub Djarot  menegaskan pada sisa waktu triwulan terakhir, penyerapan anggaran Pemprov DKI akan melaju kencang. “Banyak proyek belanja barang yang bisa dikebut sehingga penyerapan hingga Desember diprediksi bakal mencapai 70 persen,” papar Djarot.

Ia membenarkan bahwa proses penggunaan APBD-P masih menunggu pihak Kemdagri. “Semuanya tidak ada masalah, berjalan sesuai prosedur. Dan saya sudah tanya ke Kemdagri, katanya tidak ada masalah,” tandas Djarot. (Joko)