Sunday, 19 August 2018

Wanita HKTI Minta Dukungan Olahan Mie Dari Singkong

Senin, 12 Oktober 2015 — 8:33 WIB

SENAYAN (Pos Kota) – Kalangan wakil rakyat menilai masih adanya kekurangpedulian aparat Kementerian Pertanian terhadap aspirasi masyarakat. Pasalnya, inovasi temuan makanan alternatif dari anggota Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) diabaikan.

“Para wanita tani dari HKTI mendatangi kami untuk mengadukan kekurangpedulian Kementerian Pertanian terhadap hasil inovasi makanan alternatif mereka,” kata Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, saat dihubungi wartawan. “Kami merasa terenyuh sekaligus terusik ketika aspirasi mereka diabaikan.”

Diungkapkannya, delegasi wanita tani yang terhimpun dalam HKTI pimpinan Ony Jafar mendatangi ruang kerjanya untuk audiensi (Jumat,9/10). Mereka meminta dukungan pengembangan produksi olahan mie dari bahan baku singkong, yang maa kurang mendapat respon baik dari Kementerian Pertanian kendati sudah sudah sering berkirim surat.

“Mereka mengharap kami ikut membantu mendorong pengembangan makanan olahan mie berbahan baku singkong, menggantikan bahan baku gandum,” ujar politisi Partai Gerindra itu seraya memberitahu kedatangan anggota HKTI itu mengundang dirinya ikut Munas HKTI awal November 2015.

Di bagian lain, Fadli Zon menjelaskan, HKTI sering melakukan pelatihan kepada masyarakat khususnya para petani dengan tujuan mensejahterahkan kehidupannya. Karenanya, sekali lagi, ia sangat menyayangkan kurang responnya aparat pemerintah terhadap inovasi masyarakat terkait makanan olahan mie berbahan baku singkong dan berjanji mendesak untuk mempertemukan delegasi wanita dari HKTI dengan Kementerian Pertanian.

“Jangan sampai produk anak bangsa seperti ini diakui bangsa asing,” ujarnya seraya menelepon kementerian terkait.

(rinaldi/sir)