Monday, 11 December 2017

Israel Tutup Sebagian Yerusalem

Rabu, 14 Oktober 2015 — 10:46 WIB
Selain polisi, tentara juga dikerahkan di beberapa tempat untuk menghentikan gelombang penikaman

Selain polisi, tentara juga dikerahkan di beberapa tempat untuk menghentikan gelombang penikaman

YERUSALEM- Kabinet Israel memberi kewenangan kepada polisi untuk menyegel “sebagian kota Yerusalem,” sebagai upaya untuk menghentikan gelombang serngan mematikan.

Usai suatu pertemuan darurat, kabinet menetapkan pula bahwa tentara akan juga dikerahkan di beberapa kawasan untuk membantu polisi.

Langkah ini diambil setelah polisi mengungkap, tiga warga Israel terbunuh dan 20 orang lain terluka dalam berbagai serangan penikaman maupun penembakan di Yerusalem dan Israel tengah.

Dua penyerang di Yerusalem, diidentifikasi sebagai waga Palestina, ditembak polisi.

Polisi mengatakan, mereka melepaskan tembakan setelah tersangka menembak dan menikam para penumpang bis.

Seorang Israel lain tewas setelah dikejar dan ditikam di bagian lain Yerusalem.

Semenara seorang Palestina tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel di Betlehem, Tepi Barat.

Penikaman oleh tersangka Palestina yang berlangsung hampir setiap hari, mengakibatkan puluhan warga sipil Israel tewas dan terluka sepanjang dua pekan terakhir.

Sejumlah penyerang dan setidaknya 18 warga Palestina juga terbunuh.

Ketegangan antara Israel dan Palestina meningkat sejak bulan lalu, dipicu oleh bentrokan di kawasan Masjidil Aqsa Yerusalem, Tepi Barat, Gaza, dan gelombang penikaman.(BBC)