Thursday, 19 September 2019

Santri yang Ditabrak Kopaja Masih Dirawat

Rabu, 14 Oktober 2015 — 11:16 WIB
Sebelumnya Kopaja juga menabrak pengendara Go-jek yang menewaskan dua orang dan bus tersebut dirusak massa

Sebelumnya Kopaja juga menabrak pengendara Go-jek yang menewaskan dua orang dan bus tersebut dirusak massa

PANCORAN (Pos Kota) – Santri yang ditabrak Bus Kopaja di Jalan Buncit Raya,Pancoran  Jakarta Selatan Selasa malam masih dirawat di rumah sakit hingga Rabu (14/10) pagi.

Santri di Pondok Pesantren Darus Islam tersebut hendak mengikuti peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram . Namun ketika menyebrang jalan sambil jalan kaki dia ditabrak oleh angkot bus Kopaja P-20.

Korban Muhammad Walisidik, 14, warga  Kalibata,  Pancoran, Jaksel,  ditabrak Kopaja bernopol B7377 NP yang dikemudikan oleh Hasan Arbai, 30.

Kanit Laka Lantas Polres Jaksel, Ipda Bakti S. Butar-Butar mengatakan kejadian berawal saat Kopaja melaju dari arah Kuningan menuju sisi Selatan Ragunan memasuki jalur busway.

Bersamaan seorang pejalan kaki tepatnya di Jalan Masjid Assalafiah menyeberang dari arah timur menuju ke barat ditabrak bus tersebut sehingga korban mengalami luka.

Kopaja terus melanjutkan perjalanan dan sopir mencoba melarikan diri . Namun kemudian diberhentikan oleh massa di lampu merah Pejaten Village.

Lelaki asal Surabaya, Jawa Timur, ini pun menjadi bulan-bulanan warga. Kaca kopaja dipecahkan. Setelah babak belur dikeroyok kemudian petugas Polsek Pancoran dan Unit Laka Lantas Polres Jaksel tiba di lokasi mengamankan pelaku yang sudah bengep.

“Sopir  langsung dibawa ke Rumah Sakit Budi Asih sedangkan korban masih dirawat di RS JMC Pancoran,” kata Kanit Laka Lantas Rabu (14/10). Kasus tersebut ini masih ditangani Polsek unit laka lantas Polres Jaksel. (adji/b)