Thursday, 22 August 2019

DKI Kerahkan UKM Berpengalaman ke Trade Expo Indonesia

Rabu, 21 Oktober 2015 — 15:06 WIB
Foto-Kepala Dinas KUKMKP DKI Irwandi (tengah) didampingi sejumlah pejabat meninjau stand pameran di Trade Expo Indonesia 30th di Kemayoran. (Joko)

Foto-Kepala Dinas KUKMKP DKI Irwandi (tengah) didampingi sejumlah pejabat meninjau stand pameran di Trade Expo Indonesia 30th di Kemayoran. (Joko)

KEMAYORAN (Pos Kota) – Sebanyak 14 usaha kecil menengah (UKM) yang sudah berpengalaman jualan produk ke luar negeri, dikerahkan Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Koperasi (KUMKMP) DKI Jakarta pada Trade Expo Indonesia 30th.

Pameran perdagangan yang dibuka Presiden Jokowi berlangsung di arena PT JIExpo Kemayoran dari tanggal 21 sampai 25 Oktober 2015.

“Kami mengerahkan belasan UKM binaan untuk memamerkan aneka produk, seperti furnitur, batik, tas, sepatu, permata, kopi, kerajinan tangan, dan lainnya,” ujar Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta, Irwandi di arena JIExpo Kemayoran, Rabu (21/10).

Stand pameran Dinas KUMKMP DKI menjadi salah satu stand yang menonjol di Hall C2. Trade Expo Indonesia yang digelar untuk ke-30 kalinya ini, merupakan even sangat bagus untuk memperkenalkan binaannya kepada konsumen, baik dalam negeri maupun manca negara.

“Even ini banyak dikunjungi buyer dari puluhan negara, sehingga produk UKM binaan kami makin dikenal di luar negeri,” ujar Irwandi didampingi Kabid Perdagangan Luar Negeri Johnson Siregar dan Kabid Perdagangan Dalam Negeri Tati Budiarti.

Berdagang Ke Luar Negeri

Pelaku UKM yang menyemarakkan stand pameran Dinas KUMKMP, sebenarnya sudah cukup berpengalaman berdagang ke luar negeri sejak binaan petugas dinas tersebut.

“Kami jadi binaan sejak tiga tahun lalu dan telah berpengalaman ikut pameran ke Jepang, Perancis, dan lainnya,” ujar Riana Kesuma, pemilik Batik Riana Kesuma. Salah satu produk unggulannya batik dari kain sutera sudah tersebar ke sejumlah negara.

Tati menambahkan bahwa binaan yang sudah go international, melewati proses yang cukup panjang. “Biasanya mereka berasal dari usaha kecil yang kemudian setelah dibina pemerintah bisa menjadi lebih besar karena jaringan pasarnya makin luas melalui pameran di tingkat propinsi, nasional, maupun internasional,” kata Tati yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Perdagangan Luar Negeri.

Trade Expo Indonesia 30th, merupakan kegiatan pameran perdagangan yang diikuti seluruh propinsi di Indenesia. Tiap propinsi memamerkan produk unggulan kepada konsumen maupun buyer dari berbagai negara yang datang ke acara tersebut.

“Sebagian besar UKM binaan kami juga fasih berbahasa Inggris untuk melayani buyer dari mancanegara,” tambah Irwandi. (Joko/win)