Monday, 26 August 2019

Dua WNA Pemalsu Paspor Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 21 Oktober 2015 — 8:16 WIB
Paspor palsu yang disita Kantor Imigrasi Khusus Bandara Soetta sebagai barang bukti.

‎

Paspor palsu yang disita Kantor Imigrasi Khusus Bandara Soetta sebagai barang bukti. ‎

TANGERANG (Pos Kota) – Gunakan paspor palsu, dua pria asal Sri Langka dan Malaysia ditangkap petugas Imigrasi Khusus Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Kedua pria asing yang diamankan itu diduga merupakan sindikat pemalsu dokumen internasional.

‎”Keduanya hendak menuju Melbourne, Australia. Kami amankan saat pesawat mereka transit di Soetta,” kata Suhendra, Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Khusus Kelas I Bandara Soetta, Rabu (21/10) pagi.

Pria asing itu diketahui bernama Thangaiya Sivakumar,42, asal Sri Langka dan Subramaniam Muthalagu,54, asal Malaysia. Dalam dokumen yang diperiksa petugas, keduanya saling bertukar nama.

“Dalam paspor palsu itu, pelaku tercatat sebagai WN Belgia. Namun, setelah dilakukan pengecekan, paspor milik tersangka terbukti palsu,” ungkap Suhendra.

“Kami menduga Subramaniam sebagai agen pembuat paspor palsu jaringan internasional,” tambahnya.

Atas perbuatannya, kedua terbukti melanggar Pasal 119 ayat 2 UU No 6 Tahun 2011 tentang pemalsuan dokumen perjalanan. Dua pria asing itu pun terancam hukuman 5 tahun penjara atau denda sebanyak Rp 500 juta.

Kepala Seksi Penindakan Keimigrasian, Arief Eka Riyanto, mengatakan pihaknya terus melakukan upaya pencegahan terhadap keberadaan orang asing ilegal atau yang telah menyalah gunakan dokumen, baik paspor, visa dan izin tinggal. Sejumlah lokasi yang disinyalir digunakan tempat berkumpul akan dirazia pihak Imigrasi.

‎”Negara kita saat ini dijadikan transit saja oleh sejumlah orang asing yang berniat mencari suaka ke Australia. Hal ini tidak boleh dibiarkan, karena menyangkut harkat serta martabat kedaulatan NKRI,” tegas Arief. (imam/b)