Sunday, 15 September 2019

Jangan Merokok, atau Ayo Merokok?

Jumat, 23 Oktober 2015 — 5:15 WIB

MEROKOK itu berbahaya. Sudah tak perlu lagi dibantah. Semua ahli di bidang kesehatan pasti setuju, bahwa merokok itu menyebabkan kanker, paru-paru dan serba serbi penyakit dalam lainnya.

Tapi apa kemudian orang, terutama  perokok berhenti mengisap batangan yang berisi tembakau dan nikotin itu? Hemm, nanti dulu. Lihat tuh, masih banyak perokok seenaknya ngelepus di tempat umum. Sopir angkot, bahkan seperti tak peduli dengan ketidak-nyamanan penumpangnya. Lihat juga tuh, ada segerombolan anak-anak, bahkan masih pakai seragam sekolah, pada ngerokok. Di kumpulan arisan, sebagian bapak-bapak malah dengan leluasa merokok.

Lihat tuh, Bang Jalil batuk- batuk sampai dibawa ke rumah sakit. “ Kok, batuk lagi, perasaan baru sembuh. Bapak ngerokok lagi,  ya?” tegur sang istri.

“ Nggak. Bapak nggak ngerokok, tapi bapak tadi ikut ngisep asap yang dikeluarkan bapak-bapak yang pada ngerokok di arisan,” ujar Bang Jalil sambil meneguk air putih segelas penuh.

“ Lho, kasih tahu dong? Bahwa merokok itu berbahaya. Lihat tuh diiklan rokok. Kan disebutkan’ merokok itu membunuhmu! Terus emang nggak  lihat akibat dari merokok, kan ada gambarnya, tenggorokan yang gerowong karena digerogoti asap rokok!  Emang nggak dibaca tuh peringatan?! “

“ Kayaknya sih dibaca  Bu. Tapi, apa Ibu nggak tahu, selain peringatan,  kan dibungkus rokok ada juga pengumuman atau rincian kandungan rokok yang  bersipat menarik agar perokok tidak ragu merokok!” ujar Bang Jalil sambil menyebutkan rincian tersebut, ‘ bahwa rokok ini dibuat dengan tembakau terbaik, cengkeh berkualitas tinggi. Diracik dengan ketelitian yang menghadirkan cita rasa dan aroma khas untuk kenikmatan sempurna.’ Begitu menarik!

“ Ya, jadi larangan dan anjuran merokok diadu di bungkus rokok,  ya Pak?” kata sang istri.

“ Nah, Ibu kan tahu?”

“ Ya, tahulah. Sekarang Bapak kan nggak merokok, jangan lupa uang rokok buat tambahan belanja ibu…” kata sang istri.

Bang Jalil terbatuk batuk. Bukan karena asap rokok, tapi hemm…tahu sendiri, deh!  -(massoes)