Thursday, 16 August 2018

BPOM Razia Produk Ilegal Senilai Rp 31,66 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2015 — 17:34 WIB
Pemusnahan produk legal di kantor BPOM. (inung)

Pemusnahan produk legal di kantor BPOM. (inung)

JAKARTA (Pos Kota)- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil  menemukan produk obat ilegal, obat tradisional ilegal termasuk mengandung bahan kimia obat (BKO), dan kosmetika ilegal dalam operasi Storm VI yang digelar selama Agustus-September 2015, senilai Rp 20,8 miliar.

Nilai tersebut diakui Kepala BPOM Roy Sparingga jauh menurun dibanding operasi Storm sebelumnya yang mencapai Rp 31,66  miliar. Kli ini nilai keekonomian yang diperoleh dalam operasi tersebut mencapai  Rp 20,8 miliar.

“Kita terus gelar razia sebagai upaya dari perang melawan produk ilegal,” papar Roy kemarin.

Jumlah  temuan  item  produk  ilegal  tahun  2015 diakui menunjukkan  peningkatan,  dari  yang sebelumnya 3.656 item menjadi 3.671 item. Rinciannya 827 item obat ilegal, 1.447 item obat tradisional ilegal termasuk  mengandung  BKO,  dan  1.397  item  kosmetika  ilegal.  Hasil  temuan  ini  diperoleh  dari  123  sarana produksi, distributor, dan retail serta kawasan kepabeanan.

Menurut Roy, Provinsi Banten masih  tetap  menjadi lokasi dengan jumlah temuan produk ilegal terbanyak, yaitu sebanyak 190 item  dengan nilai keekonomian lebih dari Rp  9,34  miliar.

Berikutnya, DKI Jakarta dengan temuan sebanyak 120  item  senilai Rp 3,1 miliar lalu  Jawa Tengah dengan  temuan sebanyak 181  item  senilai Rp 1,65 miliar, Riau  dengan  temuan  sebanyak  65  item  senilai  lebih  dari Rp  1,08  miliar   dan  Kepulauan  Riau  dengan  temuan  sebanyak 17 item senilai lebih dari Rp 1 miliar.

Aktivitas Malam Hari

Di samping mencantumkan nomor izin edar fiktif pada kemasan produk dan mencampurkan bahan baku obat ke bahan  obat  herbal,  modus  operandi  tindak  pidana  yang  ditemukan  pada  Operasi  Storm  VI  antara  lain  pelaku melakukan aktivitas di malam hari, berpindah lokasi secara cepat, menyimpan produk ilegal di tempat yang tidak diduga  serta  menghindari  rutinitas  jadwal  pelaksanaan  aktivitas.

Terhadap  123  sarana  yang  telah  dilakukan penindakan, sebanyak 42 kasus ditindaklanjuti secara  pro-justitia  oleh Penyidik  Pegawai  Negeri  Sipil (PPNS) Badan POM dan/atau Penyidik POLRI.

Operasi Storm  merupakan sandi operasi atas  kerjasama  Satuan  Tugas  Pemberantasan  Obat  dan  Makanan  Ilegal  dengan  NCB-Interpol  Indonesia  yang dilakukan di wilayah Asia Tenggara  dan  Tiongkok. (inung/win)

 

  • Mangap

    Obat kuat di Jl Gajah Mada dan Mangga Besar kapan di razia ? kok makin menjamur dan terang terangan jualnya. Jualnya malam hari di pinggir jalan pakai gerobak dengan berbagai nomor. ada ratusan gerobak penjual obat kuat