Tuesday, 25 September 2018

Akibat Mengantuk, Motor Berpenumpang Pasutri Nyungsep Ke Kali

Kamis, 29 Oktober 2015 — 17:42 WIB
Kanit Lantas Polsek Cimanggis Iptu Sulani mengevakuasi motor korban dari dalam dasar kali. (Angga)

Kanit Lantas Polsek Cimanggis Iptu Sulani mengevakuasi motor korban dari dalam dasar kali. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Sepeda motor yang ditumpangi pasangan suami istri (pasutri) tercebur di Kali Baru di Jalan Raya Bogor KM 33, Cimanggis, Depok, Kamis (29/10/2015). Tidak ada korban jiwa dari peristiwa kecelakaan yang disebabkan pengemudi motor mengantuk.

Kecelakaan itu pertama kali diketahui oleh seorang anggota polisi, Aiptu Marso yang kebetulan melintas di sekitar lokasi. Saat itu ia melihat sebuah sepeda motor, Yamaha N Max B 3986 UIS yang ditumpangi Lim Mouw Hion, 61, bersama istrinya, Siti Nia, 39, sudah tersungkur di dasar kali.  “Posisi istrinya saat kejadian ada di ranting pohon, sedangkan suaminya berada jatuh bersebelahan dengan motor di dasar kali baru,”ujar Marso kepada Pos Kota di Rumah Sakit Sentra Medika korban dirawat.

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Cimanggis, Iptu Sulani mengatakan korban Lim Mouw Hion beserta istri merupakan warga Kelapa Gading, Jakarta Utara ini mengaku pasangan suami istri ini baru pulang dari rumah kerabat di daerah Gunung Salak, Bogor. Korban diduga mengantuk saat mengemudi lalu motor yang dikendari oleng dan masuk ke kali.

“Proses pengevakuasian motor memakan waktu 30 menit. Dibantu empat orang anggota serta tali motor berhasil diangkat ke jalan dari dalam dasar kali sedalam 10 meter,”ungkap mantan Kasubnit Regident SIM Polresta Depok ini.

Sejauh ini, keadaan kedua korban lanjut Kanit tidak mengalami luka parah. “Istrinya mengalami luka jahitan di dagu. Sedangkan suaminya syok terlihat masih linglung sewaktu dimintai keterangan petugas unit Laka di ruang UGD,”tambahnya. Kanit menambahkan, pihaknya sudah koordinasi dengan pihak dinas perhubungan untuk memasang garis kejut namun tidak terwujud.

“Sudah kita koordinasikan ke dinas perhubungan namun tidak ditanggapi alasan anggaran minim. Titik rawan kecelakaan yang mesti dipasang garis kejut mulai dari persimpangan Cijago sampai Polsek Cimanggis,”tambahnya. (Angga/yh)