Monday, 23 April 2018

Dihina Sebagai Germo Lewat Medsos, Pemilik Toko Lapor Polisi

Kamis, 29 Oktober 2015 — 20:33 WIB
*ist

*ist

BOGOR (Pos Kota) – Tak terima dilabel dengan gelar germo, Ratna Susanti,38, warga Jalan Layungsari II Nomor 48 RT 05/19 Kelurahan Empang Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor lalu melapor ke kantor polisi.

Dalam laporannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Bogor Kota, korban mengaku, dirinya difitnah pelaku melalui media sosial WhatsApp. Menurut korban, ia menerima pesan melalui WhatsApp dari Herlina alias Ling-Ling sekitar pukul 12.30 WIB.

“Saat pesan itu masuk, saya lagi di mall BTM di Jalan Empang Kelurahan Paledang Bogor Tengah. Karena penghinaan dan fitnah melalui media sosial, saya lapor polisi. Bukti penghinaan lewat WhatsApp, sudah saya copy dan serahkan ke penyidik,” kata Ratna.

Tidak hanya di fitnah sebagai germo, pelaku juga mengatakan, jika di toko Denisa miliknya yang menjual pakaian laki-laki dan wanita sering terjadi asusila di ruang ganti.

“Dia bilang kalau diruang ganti pakaian toko saya, dipakai untuk perbuatan asusila. Ini tuduhan yang keji,”paparnya.

Kasat Reskrim Polres Bogor Kota, AKP Hendrawan A Nugroho membenarkan laporan penghinaan dan fitnah melalui media sosial ini.

“Keterangan korban sedang berproses di penyidik. Bukti penghinaan dan fitnah lewat media sosial, sudah diambil petugas. Pelaku pengirim pesan secepatnya akan dipanggil, guna dimintai keterangan oleh penyidik,”tandas AKP Hendrawan.

Jika terbukti dalam pemeriksaan, pelaku akan dikenakan Undang-undang ITE. (yopi)