Tuesday, 25 September 2018

Sudin Dukcapil Jemput Bola

99.704 Warga Jakpus Belum Rekam e-KTP

Senin, 2 November 2015 — 7:53 WIB
Foto- Satu kegiatan rekam e-KTP. (dok)

Foto- Satu kegiatan rekam e-KTP. (dok)

TANAH ABANG (Pos Kota)- Suku dinas kependudukan dan catata sipil, melakukan jemput bola pada warga yang belum melakukan rekaman KTP elektronik. “Jemput bola rekam KTP-El dengan menggunakan mobil keliling tersebut di daerah padat penduduk,” ujar Kasudin Dukcapil Jakarta Pusat, Warisih.

Perekaman e-KTP di wilayah Jakarta Pusat, karena Kartu Tanda Penduduk (KTP) reguler akan dimatikan dan dinyatakan tak berlaku lagi pertanggal 31 Desember 2015. “ Makanya kami terus melakukan jemput bola untuk menggenjot percepatan perekaman e-KTP,” jelas Warisih.

Rencananya akhir tahun ini, data kependudukan akan di non aktifkan. “Dihimbau kepada warga masyarakat Jakarta Pusat supaya melakukan rekam e-KTP secepatnya.  Jangan sampai tidak melakukan rekam e-KTP nantinya yang rugi warga itu sendiri, tegas Warisih.

Dari 1.123.513 jumlah penduduk Jakarta Pusat, masih ada sekitar 99.704 yang belum melakukan rekam e-KTP. Paling banyak di wilayah Kecamatan Tanah Abang dan Kemayoran, karena wilayah tersebut pada penduduk.

Secara khusus, Sudin Dukcapil membuka layanan kependudukan di 44 Kelurahan yang jam operasional ditambah agar warga bisa lebih leluasa melakukan perekaman.

Selain itu untuk mempercepat perekaman e-KTP pihaknya menyediakan enam mesin alat rekam cetak, empat mesin berada di Kecamatan Sawah Besar, Kemayoran, Kel.Bungur dan Kec. Menteng dua lainnya berada di loket PTSP dan Sudin Dukcapil.

Masih menurut Warisih, sampai Oktober secara bertahap sudah dilakukan rekam KTP-El terhadap warga sebanyak 728.008 sedangkan yang melakukan rekam 99.704 dari wajib KTP 829.712 dengan jumlah penduduk 1.123.513 jiwa.

(silaen/sir)