Sunday, 18 November 2018

Dengan Wajah Babak Belur, Nursita Lapor KDRT ke Polres Depok

Jumat, 6 November 2015 — 18:54 WIB
Orang tua korban bersama anak membuat laporan anaknya menjadi korban kekerasan di SPKT Polresta Depok. (Angga)

Orang tua korban bersama anak membuat laporan anaknya menjadi korban kekerasan di SPKT Polresta Depok. (Angga)

DEPOK (Pos Kota) – Nursita,40, ditemani ibunya Kartini,40, dalam keadaan wajah babak belur melapor ke SPKT Polres Depok, Jumat (6/11). Dengan menggunakan daster merah muda,  korban dibopong jalan menuju anggota. Nursita mengaku telah jadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)  yang dilakukan suaminya.

Menurut Kartini,40, warga Pekapuran – Cimanggis, perlakuan kasar diduga dilakukan oleh  suaminya  sejak awal pernikahannya hingga korban masih mengandung anak pertama.

“Anak saya dipukul suaminya ika sedang dalam keadaan mabuk. Suaminya ini tukang mabuk senang menganiaya istrinya,” ujarnya kepada Pos Kota di ruang SPKT Polresta Depok.

Korban yang baru memiliki seorang anak laki-laki berusia tiga bulan, lanjut Kartini,  juga sesekali disundut pakai rokok oleh suami.

“Setelah lama menahan tidak melaporkan, hingga puncaknya peristiwa hingga seluruh wajah lebam-lebam baru memberitahu saya,”katanya.

Keluarga korban melaporkan pelaku sebagai suatu pelajaran. Selain itu pernikahan anaknya cukup sudah sampai di sini. “Kalau diteruskan rumah tangga bakal terjadi yang lebih parah lagi. Saya takut kalau anak saya kenapa-kenapa. Tapi tetap saya kembali lagi ke anak masih mau diteruskan atau tidak,” tuturnya.

Paur Humas Polresta Depok Ipda Bagus Suwardi menuturkan korban sedang menjalani visum sebagai alat bukti laporan KDRT.”Masih dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Kasusnya ditangani unit PPA untuk ditindak lanjuti,”tutupnya. (Angga)

  • kevin

    Buru, langsung tembak mati saja bos, kalau ndak teriaki saja sebagai maling, biar dihajar sama masa.

  • wongcilikk

    itu laki2 apa banci?? ko sampai hati mukul isterinya sendiri?

    tembak mati aja lah.

  • editor asu

    “Nursita,40, ditemani ibunya Kartini,40,” wkwkwkw wartawan gobloggg ibu anak umur sama