Friday, 14 December 2018

Kemenkumham Jatim Ungkap Peredaran Narkoba di Penjara

Jumat, 6 November 2015 — 23:16 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

SURABAYA(Pos Kota)- Peredaran narkoba di lembaga pemasyarakatan (LP) atau rumah tahanan (rutan)  semakin marak. Selama kurun waktu 2015, ima kasus diungkap Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Jawa Timur (Jatim).

“Kemenkumhan juga memiliki tugas pencegahan dan pemberantasan narkoba di LP. Dan kami sudah membuktikan beberapa kali telah kami gagalkan peredaran narkoba di LP atau rutan,” kata Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Budi Sulaksana, Jumat (6/11).

Diantara peredaran atau penyelundupan narkoba yang pernah digagalkan petugas LP tahun ini, ada di LP Kelas I Surabaya pada tanggal 2 Maret, 5 Agustus, 1 Oktober, 6 Oktober, dan 10 Oktober 2015.

Lalu di LP Kelas IIA Bojonegoro pada 15 Juni 2015, LP Narkotika Kelas IIA Pamekasan 28 Mei 2015, LP Kelas IIB Tulungagung 15 Juli 2015, dan LP Kelas IIB 2 Juli 2015.

“Itu bukti kalau kami juga ikut melakukan pemberantasan dan pencegahan narkoba. Dan itu kami juga sudah koordinasi dengan BNN,” ujar Budi Sulaksana.

Dijelaskanya, dalam hal peredaran narkoba, pihak Kemenkumham telah menjalin nota kesepahaman  dengan beberapa kementerian. Di antaranya dengan Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Polri, BNN Pusat dan Kemenkumham.

“Dalam MoU tersebut Kemenkumham selain mendapatkan tugas pemberantasan juga mendapatkan tugas untuk rehabilitasi,” ujarnya.

Namun, akhir-akhir ini hubungan Kemenkumham dan BNNP Jatim memanas. BNNP mengatakan peredaran narkoba di Jatim dikendalikan dari balik sel tahanan di tiga LP di Jatim.

Sementara Kemenkumham Jatim merasa tidak ada pemberitahuan atas kejadian yang diungkap oleh BNNP. Kemenkumham merasa tersinggung karena terkesan dikambinghitamkan oleh BNNP.(nurqomar)